17 Maret 2021
6619
Wali Kota Menyapa, Menata Parkir dan PKL Andi Harun 100 Persen Didukung Warga

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun semakin
menggebu-gebu menata parkir dan PKL setelah mendapat 100 persen dukungan warga
yang bukan hanya dari Samarinda, sehingga akan melakukan tindakan tegas bagi
yang tidak bisa dibina.
Hal ini terungkap dalam Talkshow Wali Kota Menyapa dengan
tema Menata Parkir dan PKL garapan Diskominfo yang dikemas dalam dialog
interaktif disiarkan live RRI dan virtual terpusat di aula Rumah Jabatan Wali
Kota, Rabu (17/3/2021).
Tak hanya warga Samarinda saja yang memberikan pertanyaan,
saran dan keluhan kepada wali kota, namun ada pula dari Balikpapan yang
mengapresiasi langkah tegas wali kota Andi Harun bahkan dari Kutai Barat
(Kubar) pun demikian karena sering ke Samarinda.
“Kami warga Kubar dan Mahulu bawa uang belanja di Samarinda.
Masalah parkir memang luar biasa semrawutnya. Begitu juga ketika lagi santai di
tepian, ada pengamen,” ucap warga Kubar tersebut live RRI.
Masih dalam wali kota menyapa yang disiarkan live Youtube,
seorang sopir mengutarakan perbincangannya dengan penumpangnya yang tidak lain
istri dari jukir.
Ia menceritakan si jukir pendapatan sehari-hari antara Rp
500-600 ribu, namun yang disetor setiap harinya hanya Rp 50 ribu.
Andi Harun mengatakan biang kemacetan adalah tidak tertatanya
parkir dan PKL.
Dikatakannya persoalan PKL ini juga dihadapi negara-negara
maju seperti Amerika termasuk Singapura.
“PKL adalah sesuatu yang tumbuh bersamaan dengan kota. Mari
kita tata dan PKL juga mau ditata serta mendukung pemerintah,” tegasnya.
Begitu pula dengan parkir, Andi Harun mengatakan akan
melakukan pembinaan terlebih dahulu.
“Tapi kalau tidak mau dibina, kita akan tindak tegas. Kita
pemerintah harus tegas,” ucap Andi Harun lagi.
Intinya, lanjut Andi Harun tidak ingin mematikan usaha dari
sahabat PKL dan termasuk juru parkir.
“Juru parkir kita akan bina dulu termasuk bagaimana misalnya
menerapkan pola bagi hasil. Tapi kalau tidak mau dibina, kita tindak tegas,”
ancam Andi Harun lagi.
Dalam dialog itu pula disinggung soal rencana penerapan E-Parking
yang akan membuka peluang usaha bagi masyarakat dan lapangan pekerjaan.
Andi Harun sendiri merasa bersyukur dan berterima kasih
kepada warga yang memberikan dukungan 100 persen terhadap kegiatan dan
penertiban yang dilakukan.
Pengamat Perkotaan dari Ikatan Ahli Perencanaan Kalimantan
Timur Farid Nurrahman mengapresiasi sikap tegas dari wali kota dalam penataan
PKL dan parkir.
“Ibaratnya kalau tidak bisa dibina, ya dibinasakan,” ucap
Farid dalam talkshow tersebut.
Farid menghimbau masyarakat Kota Samarinda harus menjadi agen
pengawas dalam implementasi kebijakan Pemkot Samarinda.
Begitu pun Pengamat Kebijakan Publik Dr Marjoni Rachman
optimis dengan gebrakan yang dilakukan Andi Harun bersama Rusmadi.
Dalam talkshow ini Andi Harun tampak didampingi Kepala Dinas Kominfo
Samarinda Aji Syarif Hidayatullah, Kepala Satpol PP M Darham, Kepala DLH Nurrahmani dan Plt Kepala Dishub Herwan
Rifa’i.(DON/KMF-SMD)