TOP NEWS

Top

Pimpin Rapat TPAKD, Wawali Rusmadi Minta Jangkauan Pemodalan Lewat Kredit Bertuah di Perluas

Pimpin Rapat TPAKD, Wawali Rusmadi Minta Jangkauan Pemodalan Lewat Kredit Bertuah di Perluas

SAMARINDA.KOMINFONEWS-Wakil Wali Kota Samarinda DR H Rusmadi mendorong Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di kota Samarinda, untuk memperluas akses dana permodalan bagi sektor usaha kecil menengah melalui “Kredit Bertuah”, hal ini disampaikan Wawali ketika memimpin rapat koordinasi RPAKD bersama perbankan daerah dan Otoritas Jasa Keuangan Kaltim, Jumat (28/6/2024) pagi di gedung Balai Kota.

Permintaaan Rusmadi sangat beralasan, karena melihat ancaman krisis global yang dialami Indonesia sehingga bisa menjadi perhatian bagi kota Samarinda.

“Apalagi persoalan yang kita hadapi secara nasional yakni nilai Rupiah yang semakin melemah hingga mencapai Rp 16.400, imbasnya akan mempengaruhi bahan pokok dan pangan,”kata Wawali.

Oleh itu sambung dia, penting saat ini untuk memperluas jangkauan permodalan bagi UMKM dengan mempermudah berbagai akses pinjaman di Kredit Bertuah yang tujuannya untuk meningkatkan pertumbuhan dunia usaha sehingga ujungnya lapangan pekerjaan bisa terbuka luas di Samarinda.


“Maka pesan saya, posisikan rapat TPAKD ini sangat penting, agar kita bisa merencanakan untuk membuka ruang bagi sektor usaha kecil agar bisa terus tumbuh sehingga pada akhirnya kegiatan ekomoni dan daya beli warga kalangan menengah masih bisa terjaga di kondisi krisis saat ini,”ungkapnya.

Sementara, mengutip data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur yang menjelaskan mengenai realisasi penyaluran Kredit Bertuah mulai dari program tersebut di launching Wali Kota Samarinda pada tahun 2022 hingga bulan Mei 2024 telah berhasil menyentuh sebanyak 415 debitur dengan dana pinjaman yang disalurkan sebesar Rp 8,66 miliar.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Yuyum Puspitaningrum mengatakan problem saat ini yang kerap ditemui ketika debitur rata-rata menganggap program ini adalah bantuan bukan pinjaman, hingga untuk mengembalikan dana pinjaman tadi sedikit mengalami hambatan.


Kendati demikian, sesuai arahan Wali Kota dan Wawali, ia memastikan jangkauan kredit bertuah dengan produk permodalan dengan bunga 0% tadi tetap digencarkan dengan memperluas jangkauan dan kemudahan akses pinjaman. 

Selain tambah dia, program seperti Satu Rekening Satu Pelajar dan Desa Inklusi juga tetap lanjut berjalan di tahun 2024 dengan tujuan peningkatan kepemilikan penggunaan produk dan layanan keuangan sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mengingat program ini juga mengalami peningkatan yang luar biasa  seperti satu rekening satu pelajar dimana per 15 Februari kemarin sudah mencapai 23 ribu pelajar di Samarinda yang sudah buka rekening dan angka ini sebenarnya sudah melampaui dari target, sedangkan untuk Desa Inklusi ada rencana pengembangan dengan kegiatan pemberian asuransi gratis bagi wilayah yang ditunjuk sebagai desa inklusi,”ungkap Yuyum. (CHA/DAN/KMF-SMR)