18 April 2021
4857
Dalam Semalam Kumpulkan Rp107 Juta, Andi Harun: Apapun Suku dan Agamanya, di Sana Ada Ikatan Kemanusiaan

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun
menyatakan turut berbela sungkawa atas musibah banjir bandang yang menimpa
hampir seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) awal April lalu.
Menurut dia, musibah yang menewaskan ratusan warga dan
merusak sejumlah bangunan rumah dan infrastruktur publik itu menjadi bencana
nasional sehingga pantas untuk menjadi perhatian bersama. Termasuk bagi Pemkot
dan segenap warga kota ini sebagai bagian dari ungkapan bela rasa.
Hal ini diungkapkan Wali Kota dalam sambutan pada acara malam
penggalangan dana bagi korban banjir bandang dan tanah longsor NTT di Eat Boss
Cafe, Jalan S Parman, Samarinda Ulu, Sabtu (17/4/2021) malam. Menurut dia,
penggalangan dana untuk korban bencana ini merupakan aksi kemanusiaan, sehingga
tak perlu memandang latar belakang perbedaan.
"Apapun suku dan agamanya, di sana kita pasti punya
ikatan Tuhan dan ikatan kemanusiaan. Hal ini yang mendasari kita semua untuk
menggalang aksi solidaritas. Terima kasih kepada segenap pihak dan tokoh yang
sudah ikut berpartisipasi," ungkapnya.
Atas nama Pemkot Samarinda, Andi Harun mengaku mendukung
penuh kegiatan tersebut. Menurut dia, meski sedikit yang diberikan, namun tentu
sangat berarti bagi mereka yang sedang tertimpa musibah saat ini.
Menurut Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim ini, dengan bencana
ini, kita semua pasti diuji.
"Saudara dan saudari kita di NTT sedang diuji secara
fisik. Sedangkan kita semua di sini diuji secara kemanusiaan sejauh mana
tingkat kepekaan kita. Bagi orang mampu yang menyumbang, itu sudah biasa. Tapi
kalau kita yang dipandang dari luar seharusnya yang menjadi penerima sumbangan
tapi justru kita yang menyumbang, itu sangat luar biara," ujarnya memberi
semangat.
Orang nomor satu di Kota Samarinda itu juga mengaku sudah
menandatangani Surat Edaran Nomor 460/0447/100.03 tertanggal 13 April 2021
tentang penggalangan dana melalui rekening Samarinda Peduli untuk korban
bencana NTT. Isinya, meminta kepada segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di
lingkungan Pemkot Samarinda hingga ke level kecamatan dan kelurahan maupun
pegawai di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ikut memberikan donasi secara
sukarela.
"Dan akan diserahkan paling lambat 13 Mei 2021.
Selanjutnya nanti dana yang terkumpul akan kita antarkan langsung ke NTT,"
ujar Wali Kota dengan visi Mewujudkan Samarinda Sebagai Kota Pusat Peradaban
ini.
Di luar penggalangan
dana yang dilakukan bersama sejumlah ASN, Wali Kota malam itu bersama sejumlah
tokoh lainnya langsung menyerahkan donasi. Dari Wali Kota sendiri menyumbang
sebanyak Rp35 juta. Rinciannya atas nama Pemkot Samarinda sebesar Rp20 juta,
atas nama Partai Gerindra Kaltim sebesar Rp10 juta, dan atas nama istri dan
keluarganya sebesar Rp5 juta.
Di bagian akhir, Wali Kota juga mengajak segenap warga
termasuk diaspora NTT di Kaltim dan Samarinda khususnya untuk bisa mendukung
progam pembangunan di Kota Samarinda. Terutama yang telah dirumuskan dalam 10
program unggulan. Di antaranya menjaga kebersihan lingkungan, mendukung upaya
mengatasi banjir, memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019
(Covid-19), hingga sejumlah program unggulan lainnya.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Marianna Tukan mengaku
sangat bangga sekaligus terharu.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap pihak yang
telah ikut membantu meringankan beban para korban. Secara keseluruhan dana yang
terkumpul dari para donatur malam itu mencapai Rp107 juta.
"Apapun yang kita lakukan malam ini untuk saudara dan
saudari kita yang tertimpa musibah, semoga seluruh usaha dan karya kita
mendapatkan berkat dari Tuhan Yang Maha Esa," ungkapnya. (HER/DON/KMF-SMD)