19 Maret 2021
8745
Jalankan Intruksi Program 100 Kerja Wali Kota, Satpol PP Samarinda Kembali Tertibkan PKL Liar Pasar Pagi

SAMARINDA-Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Samarinda bersama Dinas
Perdagangan juga Dinas Perhubungan Kota Samarinda kembali melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima
(PKL) yang berjualan di sekitar kawasan Pasar Pagi.
Penertiban pedagang liar di sepanjang ruas jalan Jendral Soedirman menuju
Mall Mesra Indah sampai Jalan Gajah Mada ini berlangsung, Jumat (19/5) tadi.
Penertiban PKL ini sendiri masih dalam rangkaian program 100 Hari kerja
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda.
Sedikitnya ada sebanyak 100 Personel gabungan TNI-Polri ,Satpol PP,
Dishub yang diterjunkan langsung ke lapangan dalam mendukung aksi penertiban
tadi pagi.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Pol Pp
Samarinda, Yosua Laden menyampaikan operasi
penertiban PKl yang dilakukan pihaknya
berlangsung dari kawasan pasar Pagi, sepanjang ruas jalan Jendral Soedirman,
Jalan KH Khalid hingga Jalan Gajah Mada.
Di mana sebelumnya kata dia,
pada tanggal 27 Februari lalu pihaknya sudah lebih mensosialisasikan kepada
para pedagang agar segera pindah dari lokasi yang akan ditertibkan tadi.
“Pagi ini kami start dari kawasan Pasar Pagi sampai Jalan Gajah Mada. Di mana ada sekitar 8 PKL yang berada di
bawah jembatan hingga kios- kios di area
parkir kita tertibkan. Saat ini itu dulu yang kami bereskan untuk kawasan lain
sambil kita lakukan pendekatan secara persuasif.” Ungkap Yosua Laden
Ditempat terpisah Camat Samarinda Kota, Anis Siswantini memberikan apresiasi kepada tim gabungan pagi
itu yang berhasil melakukan penertiban di wilayahnya, khususnya Kelurahan Pasar
Pagi.
“Padahal kami dari Kecamatan Samarinda Kota Khususnya Kelurahan Pasar
Pagi tak bosan-bosannya beberapa kali mengingatkan kepada PKL dan juru parkir
agar mengedepankan ketertiban.” Kata Anis
Ia berharap, aksi pagi itu bisa intens dilakukan khususnya untuk langkah
pengawasan. Karena jika tidak, bisa jadi
PKL dan parkir liar akan bermunculan kembali.
“Kita harus
bersinergi melakukan pengawasan dan penertibannya, karena kalau cuma mengandalkan
lurah dan camat susah juga. Jadi ke depan
kita akan siapkan tim terpadu terkait penertiban ini.” Pungkas Anis menutup.Fan/Cha/KMF-SMD