24 Februari 2021
19568
Indonesia Memasuki Era Transformasi Digital, Presiden Perintahkan Transformasi Digital Nasional

SAMARINDA. Memasuki era digital yang semakin mendominasi kehidupan dunia
khususnya masyarakat Indonesia dalam kegiatan keseharian, tentunya Pemerintah
Republik Indonesia sudah merespon penuh dalam perkembangan digitalisasi.
Situasi pandemi Covid-19 justru semakin mendorong pemerintah global dan
pemerintah nasional kita untuk melakukan reformasi sektor digital secara lebih
agresif lebih konperhensif untuk untuk
menunjukan prakarsa besar kita dalam tranformasi digital nasional.
Masyarakat yang sudah dibatasi oleh pandemi Covid-19 dalam berinteraksi
secara langsung pun menambah semangat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo
dalam langkah Tranformasi Digital dalam berbagai kegiatan. Presiden memerintahkan kepada
para Menterinya dalam percepatan transformasi digital untuk mencapai Digital
Nation yang sehat.
Menanggapi Perintah Pemimpin Negara Indonesia tersebut, Kementerian Komunikasi dan
Informatika (Kemkominfo) mengadakan Webinar kepada seluruh jajaran Pemerintah
Daerah di seluruh Indonesia, khususnya Diskominfo se Indonesia untuk membahas
Implementasi Transformasi Digital di Tahun 2021 dengan tema "Pengembangan
SDM Melalui Program Literasi Digital", Rabu (24/02).
Pemerintah telah mengambil inisiasi besar di berbagai lini, menyaksikan
kelahiran berbagai layanan publik berbasis elektronik, peningkatan pelaku usaha
daring, serta kemunculan berbagai aplikasi digital untuk memudahkan kehidupan
keseharian.
Dalam pemaparannya Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate
memerintahkan kepada seluruh kepala daerah untuk hubungkan yang belum terhubung
dan tidak meninggalkan seseorang pun adalah spirit reformatif yang dituangkan
dalam agenda transformasi digital nasional.
“Upaya ini juga mendorong perluasan akses kebermanfaatan teknologi agar
dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat yang tersebar di
seluruh pelosok tanah air tanpa terkecuali” ujar Johnny.
Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam Inisiasi Transformasi
Digital Indonesia diupayakan secara simultan di 4 sektor strategis, infrastruktur
digital, pemerintahan digital, ekonomi digital dan masyarakat digital.
“Ini keliatan mudah sekali untuk ditulis di atas kertas, tapi untuk
diterjemahkan dalam satu langkah langkah konkrit pembangunan sektor digital
tentunya pekerjaan yang besar melibatkan sumber daya yang luar biasa yang
melibatkan biaya yang sungguh besar dan pemilihan-pemilihan teknologi yang
tepat yang harus kita lakukan bersama-sama”, Jhonny menambahkan.
Dari itu Johnny memerintahkan kepada setiap Pemerintah Daerah agar tidak
hanya infrastruktur digital, tetapi langkah besar untuk memperkecil Kesenjangan
Digital (Digital Divide) dan meningkatkan internet antar wilayah dan provinsi.
Pembangunan Infrastruktur Mobile Broadband berbasis 4G masih ada 12.548
desa/kelurahan yang belum terjangkau 4G dari 70.670 desa yang sudah terjangkau.
Infrastruktur Fixed Broadband dengan teknologi satelit ada 150.000 titik
layanan publik yang belum terlayani dari 351.112 yang sudah terlayani dengan
baik.
Tentunya ini menjadi titik pencapaian yang baik dan tetap menjadi
pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Pembangunan infrastruktur ini akan
terus berkembang dan terus dikebut dalam setiap tahunnya dengan pebangunan BTS
dan peluncuran satelit untuk mendukung Transformasi Digital Nasional.
(hir/cha/kmf-smd)