TOP NEWS

Top

Terima Kunjungan Kerja Silahturami, BBPOM Undang Wawali Coffee Morning Jumat Ini

Terima Kunjungan Kerja Silahturami, BBPOM Undang Wawali Coffee Morning Jumat Ini

SAMARINDA.KOMINFONEWS - Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi menerima kunjungan kerja sekaligus silahturami dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di ruang kerjanya di Balaikota, Rabu (26/7/2023). Kunjungan ini terkait dengan Lounchingnya Program Inovasi baru yaitu Jajanan Anak Sekolah Edukasi dan Masif (Jas Emas).

"Program ini telah berjalan dan Pak Wawali sendiri yang bulan lalu melounching di SMP N 21. Kedatangan kami disini juga ingin bekerjasama dengan seluruh Stakehoder terkait, sekaligus meminta ketegasan terhadap 11 Kepala Sekolah yang lain supaya program Jas Emas itu dilaksanakan secara berkelanjutan," Kata Kepala BBPOM Drs Sem Lapik.

Selain itu Ia juga menambahkan bahwa SMP N 21 saat ini menjadi sekolah percontohan yang mana di sekolah tersebut telah mendapatkan pengetahuan dengan sumber daya yang lebih efisien sehingga dapat terbentuk perilaku hidup sehat yang lebih baik dengan mengutamakan prinsip-prinsip keamanan pangan.


"Kami juga turut mengundang Bapak Wawali dalam acara Coffe Morning di Yukaffe Jumat ini sekaligus menyerahkan peralatan-peralatan untuk membuat handsenitasi di kantin," Pungkasnya

Sementara, Wawali Rusmadi sendiri menyambut baik inovasi edukasi yang dilakukan BPOM Samarinda dalam Program intervensi keamanan pangan jajanan anak usia sekolah yang merupakan salah satu program strategis prioritas nasional Badan POM RI.

β€œAtas nama Pemkot Samarinda saya mengucapkan terima kasih kepada BPOM Samarinda melalui edukasi makanan sehat terhadap 11  Sekolah coffe morning Jumat nanti. Menurut saya pendekatan ini terus menerus perlu dilakukan kepada 11 sekolah ," Ungkap Wawali.


Tak hanya itu saja, Wawali juga menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda (DISDIKBUD) untuk segera menyusun agenda agar BPOM bisa melakukan intervensi langsung ke sekolah melalui memimpin apel Senin pagi.

Pihaknya berharap melalui sosialisasi edukasi secara masif yang dilakukan, ke depan sekolah sudah bisa lebih peduli. Dengan terus memantau makanan yang boleh dijual di kantin maupun di sekeliling sekolah. Supaya jajanan yang dijual ini benar-benar bergizi dan bermutu. (BAR/KMF/SMR)