29 Mei 2024
1895
Terima Kunjungan Tim Monev KIM, Kadis Kominfo Paparkan Pembentukan Hingga Tujuan KIM

SAMARINDA.KOMINFONEWS - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Samarinda menerima kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di kantor Diskominfo Kota Samarinda pada, Rabu (29/05/2024).
Dalam kunjungannya Kepala Dinas Kominfo Kota Samarinda Dr Aji Syarif Hidayatullah di dampingi oleh Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Diskominfo Kota Samarinda, Syamsul Anwar dan Kepala Bidang PPID, Euis Eka April Yani serta Ketua FK KIM Kota Samarinda Joko Iswanto menyambut langsung tim Monev Diskominfo Kaltim yang diwakili oleh Pranata Humas Ahli Muda dan Sub Koordinator Kemitraan Komunikasi Publik Diskominfo Kaltim, Awang Fauzan Rahman, serta anggota tim lainnya.
Pada kesempatan itu Awang Fauzan Rahman menyampaikan pelaksanaan monitoring dan evaluasi dengan tujuan memberikan penilaian sekaligus masukan dan saran terkait kinerja serta melihat perkembangan KIM yang berada di kabupaten/kota se Kalimantan Timur, khususnya KIM Kota Samarinda yg pada hari kami kunjungi yang mana sebelumnya kami sudah mengunjungi KIM Kabupaten Paser dan setelah dari Samarinda ini kami melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Kutai Kartanegara.
"Dalam waktu dekat akan diadakan event nasional KIM. Kami berharap dengan diadakannya monitoring dan evaluasi ini, sekaligus bisa melihat potensi-potensi KIM yang ada di seluruh kabupaten/kota se-Kaltim," ujarnya.
Keberadaan FK KIM yang ada di Kota Samarinda ini sudah cukup baik dan luar biasa, ini bisa dilihat dari kinerja KIM yang di paparkan langsung oleh ketua FK KIM Kota Samarinda Joko Iswanto. Hal ini dapat dilihat dari progres perkembangan yang sangat signifikan yang nota Bene baru terbentuk tahun kemaren tepatnya tanggal 16 Desember 2023 atau lebih kurang baru berusia lima bulan, tambahnya.
Namun dapat disimpulkan bahwa ada dua hal yang menonjol dari program kerja KIM Samarinda yaitu yang pertama terkait informasi yg di berikan oleh anggota KIM ke pemerintah maupun informasi dari pemerintah ke anggota KIM atau masyarakat khususnya terkait masalah berita berita anti hoax menjelang pemilu pileg dan pilpres kemaren serta informasi terkait kejadian musibah bencana alam, banjir kebakaran lakalantas, gangguan Kamtibmas, penggalangan dana pasca musibah dan lain lain termasuk cara penanganan kasus kasus tersebut secara cepat dan tepat. Yang kedua terkait pembinaan anggota KIM dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan adanya pelatihan pelatihan kewirausahaan serta pengembangan pemasaran produk yang mulai mengarah ke digital market dalam artian mulai meninggalkan cara cara konvensional, pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Samarinda, Dr Aji Syarif Hidayatullah mengungkapkan sangat senang dan bersyukur dengan kunjungan tersebut.
"Alhamdulillah, kami merasa sangat senang dengan kunjungan hari ini. Kami kira setelah melaksanakan amanah dari peraturan kementerian Kominfo RI untuk membentuk KIM, kami akan dibiarkan jalan sendiri oleh provinsi, ternyata tidak. Hal ini terbukti dengan adanya kunjungan dari Diskominfo Provinsi Kaltim untuk melakukan monev sebagai bentuk pembinaan kepada kami di tingkat kabupaten dan kota," ucapnya.
Iya pun memaparkan, sebelumnya sudah membentuk KIM di beberapa kecamatan, meskipun ini bukan hal yang baru. Namun kurang efektif.
"Mulai dari tahun 2019 dan 2020, kami telah membentuk KIM, tetapi hanya dalam bentuk komunitas pengelola bidang tertentu, tidak menyeluruh. Akhirnya, kami memutuskan untuk membentuk induknya dulu di tingkat kota yaitu FK KIM Kota Samarinda yang selanjutnya mereka akan membentuk di tingkat kecamatan, kelurahan dan sampai ke tingkat RT dengan asumsi jumlah keseluruhan anggota KIM berjumlah 4000 sampai dengan 5000an orang, sehingga kami (Diskominfo) tinggal mengarahkan, memonitor dan men-support tentunya," pungkasnya.
Hadir pula pada monev ini antara lain Subkor prahum Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan Abdillah Syafei dan Ketua Bidang Pengembangan SDM FK KIM Zainal Abidin beserta anggotanya. (BAR/KMF-SMR)