14 Januari 2021
13205
Vaksinasi Perdana di Samarinda, Walikota Berharap Vaksin Bisa Melindungi Masyarakat

SAMARINDA-Pemkot Samarinda memulai program vaksinasi covid-19
pada hari ini, Kamis(14/1), di aula
rumah jabatan Walikota Samarinda yang disiarkan secara live streaming via akun
youtube dan Facebook Pemerintah Kota.
Sedikitnya ada sebanyak 15 orang yang terdiri dari Pejabat Pemerintah,
para dokter dan tokoh masyarat yang mendapatkan suntikan vaksin Covid 19
perdana pagi itu.
Sementara, orang pertama yang divaksin dalam kesempatan tersebut adalah
Ketua IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kota Samarinda, dr Handy Wiradharma lalu lanjut Kabid
Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Samarinda dr Osa
Rafshodia dan Sekretaris Daerah Samarinda Sugeng Chairuddin
Wali Kota
Samarinda, Syaharie Jaang dalam sambutannya menaruh harapan agar vaksin tadi
bisa melindungi masyarakat Samarinda agar bisa terbebas dari pandemi Covid 19. Oleh itu ia meminta
kepada aparat pemerintah mulai dari camat dan lurah
agar bisa mensosialisasikan program vaksin tadi ke kalangan masyaralat agar
bisa diterima dengan baik.
“Alhamdulillah untuk tahap pertama kota Samarinda mendapatkan 12 ribu
dosis vaksin yang siap disuntikkan ke para tenaga kesehatan terlebih dahulu.
Insya allah yang lain juga akan mendapatkan jatah yang sama tinggal menunggu
giliran,”ucap Walikota.
Jaang sendiri mengakui jika dirinya berharap bisa disuntik vaksin hari
ini.
“Tapi berhubung saya ini alumni covid 19 jadi tidak bisa di suntik
vaksin,”tambah Jaang.
Walikota dua periode ini menyampaikan, jika kondisi Samarinda saat ini
masih belum aman dari penyebaran covid 19. Hingga kemarin ada 4 Kecamatan yang
masih terdeteksi sebagai zona merah. Begitu pun dengan pasien covid 19 yang
dirawat, saat ini sedikitnya ada sebanyak 500 pasien. Sedangkan kasus yang
meninggal dunia, lanjut Jaang sudah ada sebanyak 359 jenazah yang dimakamkan di
Serayu, Kelurahan Tanah Merah.
“Jadi dengan program vaksin hari ini bukan berarti kita sudah bisa
meninggalkan protokol kesehatan. Melainkan gerakan 3 M harus tetap
dikedepankan,” pintanya.
Terlepas dari itu, ia juga mengaku bersyukur di masa pandemi kini fasilitas kesehatan di Samarinda bertambah
lengkap. Selain memiliki sarana laboratorium di Jalan Pelita dan pusat karantina di
Sungai Seiring. Kini sambung dia Pemkot memiliki tambahan 1 unit mobil PCR
hibah dari perusahaan Farmasi yang nantinya bakal ditaruh di rumah sakit
daerah IA Moeis. (Cha/Kmf-Smd)