14 Januari 2021
11567
Satu Lagi Mobil PCR Milik Pemkot Bantuan Hibah Dari PT Sumber Rejeki Medika Jaya

SAMARINDA-Hari pertama program vaksinasi Covid-19 dimulai, Pemkot Samarinda
justru menerima bantuan hibah berupa 1 unit mobil Polymerase Chain Reaction
(PCR) dari salah satu perusahaan Farmasi yakni PT Sumber Rejeki Medika Jaya.
Penyerahannya sendiri dilakukan di teras
aula rumah jabatan Walikota Samarinda, di Jl S Parman, Kamis (14/1) pagi. Nantinya dalam penggunaan, mobil
PCR tadi akan dilakukan dengan sistem Kerjasama Operasional (KSO) yang sepenuhnya menjadi tanggung
jawab Rumah Sakit Daerah IA Moeis.
Wali Kota
Samarinda, Syaharie Jaang ketika menerima langsung mobil laboratorium tersebut
menyampaikan terima kasihnya kepada PT Sumber Rejeki Medika Jaya yang telah
menyerahkan mobil PCR tersebut kepada Kota Samarinda dan bisa dimanfaatkan bagi
Rumah Sakit IA. Moeis.
Menurutnya, kehadiran mobil PCR tadi sangat membantu petugas kesehatan
dalam meningkatkan proses testing pada penanganan COVID-19 melalui uji spesimen
dengan metode PCR.
“Berarti Pemkot Samarinda sudah punya 2 unit mobil PCR. Dengan mobil ini
setidaknya kurang lebih 20 menit kita sudah mengetahui hasil testing melalui
uji spesimen,” ungkap Jaang.
Menurut wali kota, selain bertujuan untuk mendukung
kegiatan tracing, testing, dan treatment (3T), mobil PCR tadi juga bisa
dilakukan untuk uji sampel penyakit menular lainnya, seperti TBC dan demam
berdarah. Sehingga tak salah jika bantuan tersebut sangat berarti bagi Pemkot untuk melengkapi Lab PCR disalah satu rumah
sakit daerah.
“Jadi kita serahkan langsung hari ini kepada Rumah Sakit IA. Moeis semoga
segera bisa digunakan dan kendaraan ini nantinya bisa mobile sesuai kondisi
yang ada.”ungkapnya.
Sementara, Direktur Umum Rumah Sakit Daerah IA. Moeis, Syarifah Rahimah
menjelaskan jika mobil PCR tadi hasil dari KSO antara PT Sumber Rejeki Medika
Jaya dengan Wali Kota
Samarinda Syaharie Jaang yang ditindak lanjuti oleh Rumah Sakit IA. Moeis.
“Jadi yang beli mobil ini PT Sumber Rejeki Medika Jaya, kami hanya
bekerjasama untuk pelayanannya.
Sedangkan produsen mobil PCR ini sendiri dari Indofarma milik BUMN. Sebelum
beroperasi tentunya mobil ini ada uji fungsi dulu seraya menunggu izin
operasionalnya dari Dinas kesehatan Kota Samarinda.”tutur Rahima.
Ia berharap dengan adanya tambahan pelayanan mobil PCR tersebut
setidaknya ada alternatif untuk memperoleh hasil testing yang lebih cepat.
Karena realita di lapangan saat
ini hasil tes antigen belum tentu menjamin seseorang terkonfirmasi positif
covid atau tidak selagi hasil swab PCR belum keluar.
“Karena menunggu ini membutuhkan
waktu yang cukup lama menjadikan seseorang tadi ragu untuk melakukan isolasi
mandiri, oleh itu dengan hadirnya mobil PCR ini setidaknya kita melakukan kerja
lebih cepat dengan hasil akurat,”tutupnya. Bay/Cha/ Kmf-smd