29 April 2021
5849
Rakor Perkuat Smart City Plus, Apresiasi 112 Hingga Rencanakan Aksi CCTV Kepung Samarinda

SAMARINDA. Sebagaimana tertuang dalam Visi Misi Pemerintah Kota Samarinda
di bawah kepemimpinan Wali Kota
Samarinda Dr H Andi Harun dan Wakilnya Dr H Rusmadi, Program Smart City Plus
menjadi program unggulan yang harus benar-benar diimplementasikan.
“Kemajuan teknologi informatika tidak bisa kita hindari, kita juga tidak
bisa menunda digitalisasi di dalam pemerintahan atau E-Government. Pelayanan pun harus smart
juga surat menyurat sudah serba elektronik. Ini sudah harus menjadi kebiasaan
kita,” ucap Wali Kota Andi Harun saat memimpin Rapat Koordinasi Smart City Plus
di ruang utama Balaikota, Kamis (29/4/2021).
Dikatakan Andi Harun, banyak komponen yang ada di dalam smart city plus.
“Untuk mewujudkannya, tidak bisa semuanya langsung. Satu per satu kita benahi.
Seperti dashboard smart city maupun lainnya yang masuk di 6 pilar smart city,”
kata Andi Harun yang didampingi Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi, Sekda
Dr H Sugeng Chairuddin dan Asisten II drg Nina Endang Rahayu.
Adapun 6 pilar smart city yakni, smart government atau tata kelola
pemerintahan cerdas, smart branding atau branding kota secara cerdas, smart
economy, smart living, smart society dan smart environment atau pengelolaan
lingkungan cerdas.
“Bagaimana kita melakukan inovasi kota dengan memanfaatkan dan mengintegrasikan teknologi informasi
dan komunikasi dalam tata kelola kota, dengan tujuan menunjang kinerja pemerintah dalam memberikan
keamanan, kenyamanan, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan
kesejahteraan warga,” terang Andi Harun lagi.
Andi Harun menilai secara keseluruhan yang dibangun sudah bagus. Namun
persoalannya tinggal mengemas aplikasi yang sudah ada baik perangkat keras maupun lunak serta
melanjutkan pembangunan infrastrukturnya.
“Intinya bagaimana membangun sistem yang terpadu dan terintegrasi dengan
semua OPD bukan parsial,” tandas mantan Wakil Ketia DPRD Kaltim dua periode
ini.
Andi Harun juga mengapresiasi sistem CCTV di kota Samarinda sebanyak 45
titik yang bisa diakses publik melalui portal samarindakota.go.id.
“Sistem ini sudah bagus untuk pelayanan keamanan dan ketertiban. Ke depannya juga bisa menginformasikan
tentang kemacetan dan mengetahui titik banjir. Tentunya ini informasi bisa
tersampaikan,” tandasnya.
Bahkan Andi Harun berencana untuk membuat aksis mengepung Samarinda
dengan CCTV.
“Nanti kita rencanakan di tiap RT bisa memiliki CCTV yang terintegrasi.
Program ini bisa ditunjang melalui program Rp 100 - Rp 300 juta per
RT. Jika terealisasi akan menjadi yang pertama di Indonesia,” ungkapnya.
Andi Harun merasa optimis rencana aksi CCTV ini mengingat sudah ada
diterapkan di salah satu kampung tangguh CCTV.
Andi Harun sendiri mengatakan ini baru rapat permulaan, akan ada lagi
rapat lanjutan berikutnya.
Sementara wawali menekankan untuk membangun persepsi yang sama tentang
Smart City di Pemkot Samarinda.
“Bagaimana dengan smart city membantu kita dalam berkinerja dan
berkualitas,” tegas Rusmadi.
Rusmadi juga mengapresiasi keberadaan Samarinda Siaga 112 dalam merespon
persoalan di masyarakat.
Sebelumnya kepala Dinas Kominfo Samarinda Dr Aji Syarif Hidayatullah
melaporkan program Smart City tahun 2017-2021.
Kemudian untuk selanjutnya sebut Aji agar kembali disusun masterplan
smart city plus tahun 2021-2025.
Dayat demikian Aji disapa menyampaikan agar dilakukan pembentukan
(peremajaan) Dewan
Smart City dan Tim Teknis Smart City Kota Samarinda.
Rakor di bawah koordinasi
Dinas Kominfo ini dihadiri kepala OPD terkait di antaranya Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Capilduk, Dinas Lingkungan
Hidup, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UKM, BKP2D, Dinas Pendidikan,
Disperkim, BPBD, Dinas Sosial dan lainnya.(DON/CHA/KMF-SMD)