SAMARINDA. Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun mengapresiasi kegiatan
Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang dilaksanakan Pengurus Cabang (PC)
Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Samarinda di Hotel Royal Park, Sabtu (24/4/2021)
pagi. Menurut dia, kegiatan pelatihan tersebut sangat penting dalam membentuk
kader militan Nahdlatul Ulama (NU) demi merawat persatuan dan kesatuan bangsa.
"GP Ansor dan Banser merupakan organisasi kader. Jadi setiap anggota
harus lulus PKD bagi Ansor, dan Diklatsar bagi Banser,” katanya.
Orang nomor satu di Kota Samarinda ini juga mengatakan para anggota GP
Ansor memang memiliki tugas penting untuk mengawal para kiai dalam mengemban
amanat untuk kepentingan kebaikan dan kemajuan umat, masyarakat, bangsa, dan
negara.
"Tetapi sebelum kita melindungi para kiai, alangkah bagusnya GP
Ansor besinergi dengan program pemerintah. Caranya bagaimana, dengan bersama-sama membersihkan parit
di daerahnya masing-masing," ajak wali kota.
"Memang tidak mudah mengubah kebiasaan masyarakat yang tadinya
membuang sampah sembarangan, menjadi peduli terhadap lingkungan. Tidak cukup
dalam sehari maupun dua hari, memang harus berulang-ulang," lanjut Andi Harun.
Apalagi menurut Andi Harun, dari program 100 hari kerja wali kota dan
wakil wali kota, kini telah memasuki hari ke-58. Terutama dalam rangka
menjadikan Samarinda sebagai Kota Pusat Peradaban.
Sementara Ketua PC GP Ansor Kota Samarinda, Abdul Khohar menyebut
sebanyak 25 peserta yang mengikuti kegiatan PKD tersebut.
"Peserta 25 orang dan alhamdulillah oleh pelatih dinyatakan lulus
semua. Semua yang lulus harus masuk dan menjadi kader-kader yang militan dan
mampu menjadikan GP Ansor Samarinda lebih maju," tandasnya.
(BAR/HER/KMF-SMD)