09 April 2021
8011
Bertemu Sang Arsitek, Andi Harun Usung “Reinkarnasi” Citra Niaga Part II

SAMARINDA.KOMINFONEWS-Semangat menggebu-gebu Wali Kota Samarinda Dr H
Andi Harun dalam merevitalisasi Citra Niaga dengan mengusung “Reinkarnasi”
Citra Niaga Part II yang masih di bawah
arsitek yang sama Antonio Ismael Risianto.
Keseriusan wali kota dalam babak baru Citra Niaga dibuktikannya dengan
melakukan pertemuan bersama Antonio Ismael di Kabupaten Badung Provinsi Bali sebagai
domisili sang Arsitek yang telah mengangkat nama Samarinda melalui penghargaan
internasional Aga Khan Award yang diterima Citra Niaga tahun 1989.
“Saya khawatir lama-lama citra niaga itu hilang. Kita semua tentu tidak
ingin hilang, oleh karena itu kita perlu reinkarnasi,” ucap Andi Harun yang
mengaku istilah secara spontan keluar dalam forum diskusi bersama Antonio.
Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim di dua periode ini, reinkarnasi
ini kemunculan atau kebangkitan kembali Citra Niaga dalam cerita versi barunya.
“Alhamdulillah sutradaranya (Arsiteknya,red) sekarang masih panjang umur.
Sekarang usianya 69 tahun dan Citra Niaga part I yang beliau arsiteki dibangun
tanggal 27 Agustus 1987. Jika tidak direvitalisasi sekarang, nanti akan punah.
Saya gunakan istilah reinkarnasi dengan versi baru tanpa meninggalkan
kesuksesan di masa lalu,” tegas Andi Harun.
Andi merasa optimis dengan Reinkarnasi Citra Niaga part II ini karena
masih ditangan “sutradara” yang sama. “Jadi Citra Niaga versus 30 tahun episode
pertama dengan Citra Niaga 30 tahun atau 50 tahun episode kedua. Pasti akan
nyambung. Ini tidak akan terputus karena biasanya desain cinema akan terputus
kehilangan kontes kalau sutradaranya berganti,” tegas penyandang gelar doktor
bidang hukum ini.
Andi Harun mengatakan tidak ingin meninggalkan kesuksesan Citra Niaga di
masa lalu era Gubernur Kaltim Soewandi dan Wali Kota Samarinda Waris Husain,
tapi juga ingin terus menjadi cerita sukses di masa depan.
“Kita perlu revitalisasi. Melakukan revitalisasi ini tentu perlu tahu
konsep dasarnya. Penyusunan konsep dasar akan lebih sempurna jika peletak
dasarnya bisa ditelusuri. Keistimewaan Citra Niaga, arsiteknya masih ada. Bapak
Antonio umur 69 yang sekarang tinggal di Bali dan dulu 3 tahun di Samarinda,”
ungkap Andi Harun lagi.
Andi Harun mengatakan akan meminta Antonio membuat desain baru Citra
Niaga yang baru tanpa memutus cerita sukses di masa lalu, konsep peradaban masa
di masa itu dengan kemajuan peradaban manusia di masa kini dan mendatang.
“Insya Allah minggu depan timnya mulai bekerja. Termasuk ada pak Antonio
bersama anggotanya masuk di tim ini. Saya akan tongkrongi tim ini,” tegas Andi
Harus.
Andi Harun mengakui prinsip konsep Antonio sejalan dengan Visi Pemkot
Samarinda terwujudnya Samarinda sebagai kota pusat peradaban dimana dalam
membangun tidak akan melakukan penggusuran.
Sekda Samarinda Sugeng Chairuddin menyarankan bagaimana menjadikan Citra
Niaga magnet kembali.
“Kalau bisa kita usulkan jadikan City Walk yang menyambung sampai ke pelabuhan,” ucapnya.
Antonio mengatakan dalam redesain Citra Niaga tetap tanpa menggusur
dengan memajukan pedagang kecil, menengah dan ke atas disesuaikan kondisi sekarang.
“Saya sangat apresiasi dengan wali kota
yang sejalan. Tunggu saja selanjutnya karena tim mulai minggu depan bekerja,”
tandasnya.(DON/CHA/KMF-SMD).