27 April 2021
6605
Jangkau Kebutuhan Air Bersih di Kawasan Batu Cermin, Pemkot Bakal Bangun SPAM

SAMARINDA. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana membangun Sistem
Penyediaan Air Minum (SPAM) di kawasan Batu Cermin, Kecamatan Samarinda Utara.
Dalam rapat Selasa (27/4/2021) pagi di Balaikota, Direktur Utama Perumda Tirta
Kencana Samarinda, Nur Wahid mengatakan usulan pembangunan SPAM Batu Cermin ini
diusulkan masuk melalui APBD Perubahan tahun 2021 sebesar Rp2.3 miliar. Di mana
nantinya sambung dia, Perumda Tirta Kencana akan membangun jaringan pipa
sepanjang 4.3 kilometer untuk memenuhi pelayanan mengolah air baku menjadi air
dengan kualitas air minum untuk warga sekitar.
“Untuk tahap awal, kami mencoba untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi
Sekolah Dasar, dua Puskesmas, dan satu Masjid yang ada di sana dulu. Karena
selama ini kami hanya membantu lewat pelayanan air sumur bor, tapi itu pun
tidak maksimal,” kata Nur Wahid.
Nantinya sambung dia, jika SPAM yang direncanakan sudah terbangun, maka
untuk menyuplai air bersih ke kawasan tersebut akan melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada di
Bengkuring di mana kapasitas dorongannya akan ditambah menjadi 60 liter per detik.
“Jadi kapasitas yang ada sudah 60 liter per detik untuk mendorong air ke
kawasan Perumahan Korpri dan Sempaja Lestari Indah. Sedangkan untuk mendorong
air ke kawasan Batu Cermin, maka kami harus menambah dengan jumlah kapasitas
yang sama,” urainya.
Oleh karena itu, untuk mendukung semua tadi, Perumda berencana juga untuk
membangun booster di lahan milik Pemprov Kaltim yang berada di SMK Pelayaran,
Sempaja.
“Untuk membangun ini, kami membutuhkan dana sebesar Rp 800 juta dan juga
lahan seluas 10x20 meter. Kebetulan pihak sekolah juga sudah memberikan sinyal
positif jika kami harus membangun di lahan yang berdekatan dengan sekolah,
dengan catatan harus mengirim surat dahulu ke Pemprov Kaltim,” timpal Wahid.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda DR H Sugeng
Chairuddin menambahkan, jika usulan yang disampaikan Perumda Tirta Kencana tadi
akan dianggarkan dalam APBD Perubahan 2021. Oleh karena itu, agar proses wacana
tadi bisa berlangsung lancar, maka ada beberapa item persyaratan yang harus dipenuhi.
“Khususnya data jumlah pelanggan yang berada di kawasan Batu Cermin harus
dilengkapi. Karena harapan kita apabila SPAM ini sudah berdiri, bukan hanya
sebatas melayani fasilitas pemerintah seperti sekolah dan pusat kesehatan saja,
melainkan warga yang ada di sana juga bisa merasakan manfaatnya,” pinta Sekda.
Selain itu, ia juga meminta kepastian lahan untuk mendirikan Booster dan
SPAM harus jelas, sehingga pemerintah bisa bergerak cepat untuk ke tahap
perencanaan anggaran. (CHA/HER/KMF-SMD)