15 Maret 2021
9005
Blusukan ke Pasar Segiri, Wawali Soroti Sistem Drainase Pasar Hingga Terminal Bongkar Muat Barang Pedagang

SAMARINDA. Wakil Wali Kota Samarinda, Dr H Rusmadi blusukan menyapa
pedagang Pasar Segiri,
Senin (15/03/2021) pagi.
Kunjungannya kali itu untuk melihat kondisi terkini pasar tradisional di
Samarinda dari segi kebersihan, lahan parkir kendaraan hingga terminal bongkar
muat barang kebutuhan para pedagang.
Dalam kunjungannya ini, Wawali didampingi Asisten II Sekretariat Kota
Samarinda, drg Nina Endang Rahayu, Kepala Dinas PUPR Hero Mardanus, Kepala
Dinas Perdagangan Marnabas serta Kepala Satpol PP M Darham dan Plt Kepala
Dishub Samarinda Herwan Ri’fai.
Saat hadir di Pasar
Segiri, Rusmadi langsung disapa hangat para pedagang, bahkan mantan Sekdaprov Kaltim ini langsung
meninjau terminal bongkar muat barang sementara tepat di bawah lahan parkir
milik Segiri Grosir
Samarinda (SGS).
“Kalau bisa lahan ini jangan lagi diaktifkan sebagai terminal bongkar
muat barang, karena area ini akan kita manfaatkan sebagai lahan parkir
kendaraan roda dua. Sedangkan lapak pedagang yang ada perlahan akan kita
pindahkan,” pinta Wawali.
Untuk itu, Ia menyarankan kepada Plt Kadis Perhubungan, agar terminal
penyangga bongkar muat barang hanya terpusat di lokasi Tugu Linmas yang letaknya di luar dari Pasar Segiri.
“Karena tujuan kita ingin menciptakan pasar yang rapi, maka terlebih
dahulu kita benahi masalah terminal penyangga dan parkir kendaraan pengunjung
dan pedagang disini,” harapnya.
Begitu pun terkait masalah drainase juga tak lepas dari sorotan Wawali.
Genangan air yang tak kunjung mengering membuat pasar terlihat kotor di
beberapa titik lorong-lorong pedagang.
Ia pun langsung mengintruksikan Kepala Dinas PUPR untuk segera mengambil
tindakan agar membenahi drainase Pasar Segiri agar air bisa mengalir lancar ke anak Sungai Karang Mumus
yang berada tepat di belakang Pasar
Segiri.
“Bahkan info dari pedagang tadi jika turun hujan deras beberapa lorong
pasar selalu tergenang air, untuk itu saya minta instansi terkait agar segera
mengatasi masalah ini,” akunya.
Kepada awak media, Wawali mengatakan jika perbaikan drainase tadi akan
dilakukan pada dua jalur. Jalur pertama pada lorong pasar dan jalur kedua pada
jalan utama masuk ke pasar.
Karena menurut informasi ada penyumbatan pada drainase yang tersedia.
Sehingga jalannya air tidak mengalir lancar hingga ke anak sungai.
Pengerjaannya sendiri sambung Rusmadi akan dilakukan mulai Rabu
mendatang. Oleh itu dalam dua hari ke depan,
ia meminta UPT Pasar
Segiri segera mensosialisasi kepada pedagang terkait aktifitas pembongkaran dan
perbaikan drainase tadi.
“Harapan saya saat pengerjaan proyek perbaikan nanti kalau bisa tidak
menganggu aktifitas jualan di pasar. Mungkin di atas jam 10 sudah bisa
dilakukan,” pintanya.
Pada intinya jelas dia, para pedagang telah menyadari jika pasar Segiri
perlu berbenah diri untuk menciptakan pasar tradisional yang lebih rapi dan
bersih.
Oleh itu di program 100 hari kerja,
ia bersama Wali Kota Dr H Andi Harun berupaya untuk menata pasar dengan
memperbaiki sistem hingga fasilitas agar menjadi sebuah pasar yang sehat,
bersih dan nyaman. (CHA/DON/KMF-SMD)