25 September 2024
513
DP2PA Gelar Penguatan LKSA Menuju Kota Layak Anak Kategori Utama Tahun 2024
SAMARINDA, KOMINFONEWS – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kota Samarinda menyelenggarakan acara penguatan pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) menuju Kota Layak Anak Kategori Utama Tahun 2024. Acara ini berlangsung pada Selasa (24/09/2024) di Ruang Sembuyutan Lt. III Balai Kota Samarinda.
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus LKSA binaan DP2PA Kota Samarinda dan dibuka secara resmi oleh Kepala DP2PA Kota Samarinda, Dr. Ibnu Araby, M.M.Pd. Dalam sambutannya, Ibnu menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir serta rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. "Semoga kita bisa belajar dan mengambil manfaat yang baik atas terselenggaranya acara ini," ujarnya.
Lebih lanjut, Ibnu menegaskan pentingnya peran anak sebagai aset bangsa yang berharga. "Anak adalah amanah dari Tuhan Yang Maha Esa dan mereka yang akan menentukan nasib masa depan bangsa. Melalui kebijakan yang tepat, Pemerintah Kota Samarinda berupaya mendorong LKSA untuk memenuhi hak-hak anak dan memberikan perlindungan yang optimal, sehingga menghasilkan generasi penerus yang sehat, cerdas, berakhlak, dan cinta tanah air," tambahnya.
Ibnu juga memaparkan data penduduk Kota Samarinda pada tahun 2023 yang mencapai 861.878 orang, dengan jumlah anak sebanyak 262.085 orang. Terkait perlindungan anak, ia mengungkapkan bahwa hingga 31 Agustus 2024, telah tercatat 131 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. "Ini menjadi perhatian kita bersama agar ke depannya angka kasus kekerasan ini bisa berkurang," tegasnya.
Acara ini menghadirkan dua narasumber utama. Iwan Kartomo, S.E., M.M. dari Dinas Sosial dan PM Kota Samarinda membahas peran LKSA dalam mewujudkan rehabilitasi sosial di Kota Samarinda, sementara drg. Hj. Deasy Evriani, M.Si., Sekretaris DP2PA Kota Samarinda, memaparkan pentingnya peran LKSA sebagai jejaring pendukung Kota Layak Anak (KLA).
Pada akhir kegiatan, peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dalam sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator, Firman, S.Sos., M.Si., salah satu Kabid di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Samarinda. Firman juga menuturkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan dorongan bagi pengurus LKSA dalam mewujudkan Kota Samarinda sebagai Kota Layak Anak kategori utama pada tahun 2024, pungkasnya. (AL/KMF-SMR)