21 September 2024
468
Wali Kota Samarinda Paparkan Rencana Samarinda Crisis Center 112

SAMARINDA, KOMINFONEWS — Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, memimpin audiensi terkait paparan Samarinda Crisis Center 112 yang diselenggarakan oleh BPBD. Acara tersebut diadakan pada Jumat (20/09/2024) di Ruang Rapat Wali Kota Samarinda, dengan dihadiri sejumlah perwakilan dari instansi terkait, seperti BPKAD, PUPR, DAMKAR, BPBD, dan DISKOMINFO.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Andi Harun menekankan pentingnya peran Command Center sebagai pusat kendali operasional yang berfungsi untuk koordinasi dan pemantauan aspek-aspek penting, seperti keamanan kota, penanganan kecelakaan atau kemacetan lalu lintas, teknologi, serta layanan darurat.
Dia menegaskan bahwa fungsi utama Command Center adalah menerima informasi secara akurat, melakukan monitoring, dan bertindak sebagai pusat komando dalam kondisi darurat. Selain itu, Command Center dapat diubah menjadi Crisis Center yang akan bertindak sebagai pusat pengambilan keputusan dalam situasi darurat.
Terkait pembangunan gedung Command Center yang direncanakan akan dibangun di lahan dekat Jembatan Mahakam, Andi Harun menyarankan adanya revisi pada luas gedung tersebut. "Saya rasa luas lahan bisa dihitung ulang, sehingga gedung tidak perlu terlalu besar dengan banyak ruangan. Untuk gambar gedung, saya sudah setuju, namun lebih baik dibuat lebih sederhana," ujar Andi Harun.
Gedung Command Center nantinya akan dikelola oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Damkar, dan Kesehatan, sebagaimana diutarakan dalam rencana awal pembangunan. Wali Kota berharap pusat kendali ini dapat berfungsi optimal dalam menghadapi berbagai situasi darurat, sekaligus menjadi wujud dari komitmen Pemerintah Kota Samarinda dalam meningkatkan pelayanan publik dan keamanan warga.
Acara audiensi ini menjadi langkah penting dalam menyusun strategi operasional dan teknis pembangunan Samarinda Crisis Center 112. ( IF/KMF-SMR )