05 Juni 2024
897
Pemkot Samarinda Laksanakan Rapat Teknis Terkait Isu Kelangkaan Gas LPG Bersubsidi
SAMARINDA, KOMINFONEWS - Kelangkaan gas LPG bersubsidi (tabung gas berukuran 3 Kg) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda segera melakukan evaluasi dan mengumpulkan pihak terkait untuk mendapatkan solusi.
Diketahui sejak 3 hari terakhir ini, di Kota Samarinda terjadi kelangkaan gas LPG ukuran tabung 3 Kg. Banyak warga yang mengatakan sulit untuk mendapatkannya, dari persediaan yang kosong atau habis hingga adanya lonjakan harga yang jauh di atas harga semestinya. Bahkan jika adapun, warga harus melewati antrean panjang.
Rapat teknis berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Ir H Hero Mardanus Satyawan MT, lantai III gedung Balaikota, Rabu (05/06/2024) pagi.
Rapat dipimpin oleh Plh Sekda, Marnabas, S.Sos, M.Si yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda. Rapat ini dihadiri oleh OPD terkait, perwakilan PERTAMINA dan Iswana Migas Kota Samarinda.
Dalam rapat terungkap, sebenarnya terjadinya kelangkaan LPG bersubsidi ini bukan karena stok yang benar-benar kosong, melainkan memang stok pasokan gas bersubsidi diawal bulan Juni bertepatan pula dengan libur nasional, yaitu peringatan hari lahir Pancasila tanggal 1 Juni pada hari Sabtu dan pada hari Minggu memang biasanya libur tidak ada kegiatan pendistribusiaan gas bersubsidi dari Pertamina ke pangkalan-pangkalan.
Kemudian untuk pembelian di pangkalan-pangkalan memang menggunakan KTP dan aplikasi, sehingga terlihat antrean dan hal ini lalu tersebar diberbagai medsos dengan caption yang menyatakan gas LPG 3 Kg langka atau kosong. Hal tersebutlah yang kemudian memicu terjadinya kepanikan di masyarakat dan akhirnya melakukan pembelian gas LPG 3 Kg walau masih memiliki atau masih ada stok.
Jumlah pembelian yang meningkat pesat akibat kepanikan itulah yang menjadi penyebab "kekosongan", sementara stok gas untuk pangkalan-pangkalan masih dalam tahap pendistribusian atau masih dalam perjalanan.
Saat ini kondisi sudah kembali normal, stok gas LPG 3 Kg sudah tersedia sesuai kuota. Diharapkan kepada warga masyarakat untuk tidak mudah terpacing berita atau isu dari sumber yang tidak bertanggung jawab. (MAF/KMF-SMR)