14 Maret 2023
4556
BPBD Samarinda Gelar Sosialisasi Dokumen Analisa Risiko Bencana
SAMARINDA.KOMINFONEWS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Samarinda menggelar Sosialisasi Dokumen Analisa Risiko Bencana Kota Samarinda di ruang Karan asam kantor balai kota. Selasa (14/3/2023) pagi.
Sosialisasi diikuti oleh OPD terkait dilingkungan pemerintah kota Samarinda, dan instansi vertikal seperti TNI, Polri.
Romiansyah selalu ketua panitia pelaksana sampaikan sosialisasi bencana merupakan mekanisme terpadu guna memberikan gambaran menyeluruh terhadap suatu bencana di suatu daerah, dengan menganalisa tingkat ancaman, kerugian seberapa besar fasilitas daerah dalam melakukan kegiatan baik pada pra bencana maupun saat pasca bencana.
Dengan keterlibatan pemangku kepentingan seperti pemerintah, swasta, akademisi, media dan masyarakat diharapakan tercipta pemahaman dan sinergitas dan kemandirian dalam penanggulangan bencana di kota Samarinda. "ungkapnya.
Kondisi iklim tropis di Indonesia mempunyai ciri perubahan yang cukup ekstrim dan ini juga disampaikan Oleh Bapak Presiden Republik Indonesia pada saat rakornas penanggulangan bencana pada beberapa waktu lalu."ucap Suwarso kepala BPBD kota Samarinda.
Ada beberapa hal yang perlu kita waspadai mengenai perubahan iklim sekarang ini, diantaranya anomali cuaca yang dulu ada keseimbangan cuaca seperti cuaca basah dan cuaca kering namun saat ini keseimbangan itu sudah mulai berubah.
Suwarso juga sampaikan pesan dari Presiden RI untuk lakukan peringatan dini, lakukan edukasi masyarakat dan latihan serta lakukan skenario agar masyarakat mengetahui kemana akan berlari atau berlindung apabila terjadi bencana.
Selain itu BPBD dan Pemerintah selalu ujung tombak penanggulangan bencana agar mengidentifikasi potensi bencana yang ada di daerah masing-masing.
Untuk di kota Samarinda ada beberapa bencana kerap terjadi seperti bancana Banjir, tanah longsor, kebakaran lahan dan hutan, cuaca ekstrim serta kekeringan kekeringan."tambahnya.
Semoga dengan sosialisasi ini akan memberikan manfaat dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat."tutupnya.(Eko/kmf-smr)