SAMARINDA.KOMINFONEWS – Siswa SDN 023 Bantuas, Kecamatan Palaran, punya cara sederhana untuk mengingat sembilan nilai antikorupsi. Melalui jembatan keledai “Jumat Bersepeda KK”, alias Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil, dan Kerja Keras, para siswa diajak mengenal nilai-nilai integritas sejak dini.
Cara menghafal yang dikemas secara interaktif tersebut menjadi bagian dari kegiatan Inspektorat Goes To School yang digelar Inspektorat Kota Samarinda di SDN 023 Bantuas, Selasa pagi (15/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti, S.T., M.Si., perwakilan Inspektorat Drs. H. Mukhlis, M.Si., beserta tim penyuluh, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Saharudin, serta Kepala SDN 023 Bantuas Diah Wulansari beserta jajaran dewan guru.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pagi yang diikuti jajaran pejabat, guru, dan murid SDN 023 Bantuas.

Dalam arahannya, Sekda Kota Samarinda menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat, Disdikbud, serta para pendidik yang terus mendampingi dan membimbing para siswa.
“Anak-anak usia sekolah dasar ini ibarat ‘kertas putih’. Apa yang kita lukis dan tanamkan pada diri mereka hari ini akan menentukan kualitas generasi Kota Samarinda pada 10 hingga 20 tahun yang akan datang,” ujar Sekda.
Ia menekankan pentingnya penguatan fondasi nilai-nilai kebangsaan di lingkungan sekolah. Menurutnya, pemahaman nilai kebangsaan yang kokoh akan membentengi anak-anak agar memahami dan menerapkan sembilan nilai antikorupsi.
Sembilan nilai tersebut meliputi jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.
Para guru juga diimbau untuk terus membiasakan siswa meresapi dan menghafal teks-teks kebangsaan, seperti Sumpah Pemuda, Proklamasi, Pembukaan UUD 1945, serta lagu-lagu nasional guna memperkuat rasa cinta tanah air.

Menjelang kelulusan dan persiapan menghadapi ujian masuk jenjang SMP, Sekda memberikan dorongan moral khusus bagi siswa kelas 6. Ia menggarisbawahi bahwa prestasi akademik memang penting, namun kejujuran dan rasa percaya diri merupakan kunci utama keberhasilan hidup.
“Saat menghadapi ujian nanti, anak-anak harus percaya pada kemampuan diri sendiri. Jangan tergoda untuk menyontek atau berbuat tidak jujur. Hasil yang didapat dari usaha dan kejujuran sendiri jauh lebih bermakna serta membentuk mental juara yang berintegritas tinggi,” pesan Sekda.
Suasana kegiatan berlangsung ramah, cair, dan penuh keakraban. Untuk menghidupkan suasana, Sekda menggelar kuis interaktif bagi siswa kelas 4 hingga kelas 6.
Salah satu tantangannya adalah menghafalkan sembilan nilai antikorupsi melalui jembatan keledai “Jumat Bersepeda KK”. Cara tersebut membuat siswa lebih mudah mengingat nilai-nilai yang disampaikan.
Antusiasme siswa pun terlihat. Mira Septiana, siswi kelas 6 SDN 023 Bantuas, berani tampil ke depan dan menghafalkan seluruh nilai antikorupsi dengan lancar.

Atas keberhasilannya, Mira menerima hadiah berupa tas sekolah dan bingkisan yang diserahkan langsung oleh Sekda Kota Samarinda.
Usai menutup rangkaian kegiatan Inspektorat Goes To School, Sekda Kota Samarinda tidak langsung kembali. Mengingat pentingnya kualitas pelayanan bagi masyarakat di wilayah pinggiran kota, ia melanjutkan agenda dengan melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah titik vital di Kelurahan Bantuas dan Puskesmas Bantuas.
Sekda menyambangi Kantor Kelurahan Bantuas dan Puskesmas Bantuas untuk melihat dari dekat pelayanan publik, kesiapan sarana dan prasarana kesehatan, serta menyapa langsung warga dan tenaga medis yang bertugas.
Ia memastikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan kesehatan berjalan secara prima, ramah, dan transparan.
Selain itu, Sekda beserta rombongan memantau kondisi infrastruktur dan tata lingkungan di wilayah Kecamatan Palaran dan Samarinda Seberang sebagai bentuk komitmen Pemkot Samarinda dalam pemerataan pembangunan hingga ke seluruh wilayah. (ACL/DON/KMF-SMR || FOTO/JIR DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda