TOP NEWS

Top

Pemkot Samarinda Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Pornografi

Pemkot Samarinda Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Pornografi

SAMARINDA, KOMINFONEWS -  Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Kominfo dan DP2PA menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Pornografi di Ballroom Arutalla Bapperida, Jalan Dahlia dengan menghadirkan narasumber Dr. Aji Syarif Hidayatullah, S.Sos, M.Psi dan Ayunda Ramadhani, M. Psi Psikolog. (Samarinda, 25.07.25)

Kepala Dinas Kominfo Kota Samarinda, Dr. Aji Syarif Hidayatullah, dalam sambutannya menekankan pentingnya sosialisasi ini dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya pornografi. "Kita perlu meningkatkan intensitas sosialisasi dan kampanye bahaya mengonsumsi konten pornografi agar masyarakat lebih teredukasi," ujarnya, yang sejalan dengan upaya Kemenko PMK dalam mengawal implementasi Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2012 tentang Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pornografi.


Sementara itu, laporan panitia disampaikan oleh dr. Deasy Evriyani, M.Si Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Samarinda, yang menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pencegahan dan penanganan pornografi di kalangan masyarakat, khususnya para akademisi perguruan tinggi negeri dan swasta se kota Samarinda, BEM, PPKS, KPID Kaltim dan awak media yang turut hadir dalam acara tersebut.


Aji Syarif Hidayatullah dan Ayunda Ramadhani membahas tentang strategi pencegahan dan penanganan pornografi, termasuk pentingnya peran serta masyarakat dalam mengatasi permasalahan ini. Mereka juga menyoroti perlunya gerakan nasional yang dilakukan secara serentak dan masif dalam rangka pencegahan dan penanganan pornografi.

Di akhir acara dilakukan penandatanganan komitmen bersama pencegahan dan penanganan pornografi di Kota Samarinda oleh pemangku kepentingan serta seluruh peserta sosialisasi yang hadir.


Dengan adanya sosialisasi kampanye pencegahan dan penanganan pornografi ini, diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat jejaring kerja sama antar pemangku kepentingan, serta membangun masyarakat terutama anak-anak untuk lebih sehat dalam menggunakan teknologi dan media tentang bahaya dan dampak negatif dari konten pornografi. (soel/KMF-SMR)