22 Agustus 2026
43
Kaji Skema Kerja Sama PJU, Andi Harun: Kita Ingin Samarinda ini Terang, sehingga Masyarakat Merasa Lebih Aman dan Nyaman
SAMARINDA.KOMINFONEWS – Upaya mewujudkan Samarinda yang terang, aman, dan nyaman terus didorong Pemerintah Kota Samarinda. Salah satunya melalui penjajakan skema kerja sama pembangunan dan pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan sistem tahun jamak (multiyears).
Hal tersebut dibahas Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun saat menerima jajaran Konsorsium KSO-SLI-DHJ-LM dari Bandung untuk memaparkan rencana kerja sama proyek PJU dalam mendukung Program “Samarinda Terang”. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Samarinda, Jumat (21/8/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, Sekretaris Daerah Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti, Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda Marnabas Patiroy, Disperkim Kota Samarinda, BPKAD Kota Samarinda, Dinas Perhubungan, Bapenda, Kabag Kerja Sama Idfi Septiani, Kabag Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Samarinda Nadya Turisna, serta Ketua TWAP Kota Samarinda Syaparuddin.

Dalam pemaparannya, Irfin selaku perwakilan konsorsium menjelaskan konsep pembangunan dan pengembangan PJU menggunakan skema tahun jamak. Konsorsium tersebut disebut memiliki pengalaman mengerjakan proyek serupa di sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Sigi, Kota Palu, Parigi, Boalemo, dan beberapa daerah lainnya.
Konsep yang ditawarkan tidak hanya berkaitan dengan pemasangan lampu, tetapi juga mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) melalui sistem smart control pada PJU.
Dengan teknologi tersebut, pengelolaan dan pemantauan lampu dapat dilakukan secara lebih terintegrasi. Sistem ini juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi energi melalui penggunaan lampu berbasis LED sebagai pengganti lampu konvensional.

Menanggapi pemaparan tersebut, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan Pemkot Samarinda pada prinsipnya terbuka terhadap konsep kerja sama yang ditawarkan sebagai salah satu alternatif untuk mempercepat terwujudnya Program Samarinda Terang.
Namun, ia menegaskan setiap skema kerja sama harus melalui kajian yang matang, terutama dengan mempertimbangkan kebutuhan PJU di Samarinda serta kemampuan dan kapasitas pemerintah daerah.
“Pada prinsipnya kami tertarik dengan tawaran ini untuk mendukung Samarinda Terang. Namun, tentu harus dikaji terlebih dahulu, terutama dari sisi kemampuan dan kapasitas Pemerintah Kota Samarinda,” ujar Andi Harun.
Menurutnya, skema kerja sama untuk penyediaan penerangan jalan, termasuk Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), bukan hal baru dan telah diterapkan di sejumlah daerah.

Karena itu, Pemkot Samarinda akan melihat terlebih dahulu bentuk kerja sama yang paling tepat, termasuk dari sisi teknis, pembiayaan, manfaat yang diperoleh masyarakat, hingga keberlanjutan fiskal daerah.
“Kita terbuka terhadap semua skema yang bisa mempercepat Samarinda Terang. Tetapi jangan sampai karena ingin cepat, kita mengabaikan kemampuan fiskal dan kepentingan jangka panjang daerah,” tegasnya.
Andi Harun menekankan bahwa Program Samarinda Terang pada akhirnya bukan hanya mengenai penambahan titik lampu di berbagai ruas jalan.
Penerangan jalan harus mampu menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat ketika beraktivitas pada malam hari.

“Kita ingin Samarinda ini terang, sehingga masyarakat merasa lebih aman dan nyaman beraktivitas pada malam hari. Tetapi semua itu harus dibangun dengan perencanaan dan perhitungan yang matang,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, Andi Harun meminta Dinas Perhubungan Kota Samarinda bersama perangkat daerah terkait melakukan kajian lebih lanjut terhadap penawaran tersebut.
Kajian akan menjadi dasar untuk melihat kebutuhan penerangan jalan, kesiapan teknis, kemampuan pembiayaan, hingga bentuk kerja sama yang paling memungkinkan diterapkan Pemerintah Kota Samarinda.
Program Samarinda Terang diharapkan tidak hanya menghadirkan penerangan yang lebih merata, tetapi juga mendorong pengelolaan PJU yang lebih modern, efisien, dan terintegrasi.
Dengan dukungan teknologi serta perencanaan yang matang, penerangan jalan diharapkan mampu memperkuat keamanan dan kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan kehidupan perkotaan Samarinda pada malam hari (Eko/don/kmf-smr | Foto: Kris/dokpim)