20 September 2026
5
Salat Istisqa Bersama Warga Damanhuri, Wawali Ajak Muhasabah dan Berdoa Memohon Hujan
SAMARINDA, KOMINFONEWS – Ratusan warga mengikuti Salat Istisqa dan berselawat bersama yang digelar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jalan Poros Damanhuri 2, Samarinda, Minggu (20/9/2026) pagi.
Kegiatan yang dilaksanakan untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri. Salat Istisqa dipimpin sekaligus dilanjutkan dengan khutbah oleh KH. Muhammad Andi Faisol.
Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi kepada PKB dan masyarakat yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk kebersamaan dalam memohon pertolongan Allah SWT.
“Atas nama Pemerintah Kota Samarinda, saya mengucapkan terima kasih atas inisiasi dan kebersamaan untuk memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala,” ujarnya.

Ia berharap melalui doa bersama tersebut, Allah SWT mengabulkan permohonan masyarakat agar hujan segera turun. Saefuddin juga mengajak seluruh warga untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat kebersamaan.
“Semoga permohonan kita terkabul dan kita introspeksi diri. Semoga keinginan kita dikabulkan Allah Subhanahu wa Ta'ala,” tuturnya.
Sementara itu, dalam khutbahnya, KH. Muhammad Andi Faisol mengajak jamaah untuk memperbanyak rasa syukur, bertobat, dan memohon ampun kepada Allah SWT, terutama dalam menghadapi musim kemarau.
Ia mengingatkan bahwa seluruh nikmat yang dimiliki manusia, termasuk kesehatan, waktu, harta, dan jabatan, merupakan titipan Allah SWT yang harus disyukuri dan digunakan untuk kebaikan.
Menurutnya, Salat Istisqa menjadi momentum bagi umat Islam untuk merendahkan diri, menyadari keterbatasan sebagai manusia, serta memohon pertolongan dan kasih sayang Allah SWT.

“Tidak ada yang bisa menurunkan hujan kecuali Allah. Kita kembalikan diri kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala,” ungkapnya.
KH. Muhammad Andi Faisol juga mengajak jamaah memperbanyak istighfar dan menjauhi kesombongan. Ia mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang lemah dan membutuhkan pertolongan.
Dalam khutbahnya, ia turut mengingatkan kewajiban menunaikan zakat serta pentingnya menjaga keimanan dan memperbaiki perilaku sebagai bagian dari ikhtiar spiritual menghadapi kekeringan.
Kegiatan Salat Istisqa dan berselawat bersama tersebut berlangsung dalam suasana khidmat. Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap hujan segera turun sehingga kemarau yang tengah berlangsung dapat segera berakhir. (ASYA/KMF-SMR/FOTO:MUHAJIR-DOKPIM))
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda