TOP NEWS

Top

Serahkan Penghargaan SKPD Terbaik Laporan Keuangan, Andi Harun Spontan Hadiahkan Tambahan Anggaran Miliaran Rupiah

Serahkan Penghargaan SKPD Terbaik Laporan Keuangan, Andi Harun Spontan Hadiahkan Tambahan Anggaran Miliaran Rupiah

SAMARINDA.KOMINFONEWS – Apresiasi terhadap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menerima penghargaan 10 besar SKPD terbaik dalam penyusunan laporan keuangan tahun anggaran 2021 di lingkungan Pemkot Samarinda, Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun secara spontan memberikan hadiah berupa tambahan anggaran di tiap SKPD peraih penghargaan.

“Untuk yang terbaik 1 akan diberikan tambahan anggaran Rp 1 miliar, terbaik 2 Rp 500 juta dan terbaik 3 Rp 200 juta. Pak Ibrohim (Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) tolong bersama Bappeda agar segera ditambahkan lagi anggarannya untuk tahun 2023. Ini bentuk apresiasi kami dan semoga menjadi motivasi bagi yang lainnya dalam melakukan penyusunan laporan keuangan,” spontan Andi Harun seusai menyerahkan tropi dan piagam penghargaan yang dirangkai pada Workshop Persiapan Akhir Tahun dan Penyusunan Laporan Keuangan TA 2022 di Ballroom Hotel Mercure, Selasa (29/11/2022).


Adapun peraih penghargaan penyusunan laporan keuangan tersebut untuk kategori A terbaik 1 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, terbaik 2 Dinas Perhubungan, terbaik 3 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Kategori B, terbaik 1 Dinas Komunikasi dan Informatika, terbaik 2 Dinas Kependudukan dan Capil, terbaik 3 Disporapar (Perwakilan Dinas Pariwisata yang dilebur), terbaik 4 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Perwakilan Dinas Pertanahan yang dilebur). Kategori C, terbaik 1 Kecamatan Samarinda Kota, terbaik 2 kecamatan Sungai Pinang dan terbaik 3 kecamatan Sambutan. 

Sebelumnya Andi Harun dalam sambutannya meminta kepada para pelaksana keuangan di OPD harus dapat mewujudkan laporan yang akuntabel. “Pengelolaan keuangan yang akuntabel ini merupakan upaya pemerintah daerah selaku entitas akuntansi dalam menyajikan laporan keuangan agar sesuai dengan standar akuntansi pemerintah, yang diungkap secara memadai serta peraturan perundangan dan sistem pengendalian yang efektif,” katanya.


Untuk itu kepada seluruh elemen penanggung jawab keuangan yang ada di OPD diharapkannya dapat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan keuangan daerah dalam rangka mewujudkan sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel dan sesuai dengan peraturan perundangan sehingga keberhasilan pemerintah kota Samarinda dalam memperoleh delapan kali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut dapat terus dipertahankan.

Namun Andi Harun yang merupakan wali kota belatar belakang lawyer dan kurang lebih 25 tahun karir politiknya di bidang anggaran tersebut mengingatkan bahwa WTP sebuah laporan keuangan tidak bisa menjadi indikasi bahwa proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan itu bebas dari tindakan melanggar hukum.


“Berkali-kali saya sampaikan tidak ada jaminan sebuah laporan yang menjadi WTP lalu tidak ada perbuatan korupsi di dalamnya, tidak ada perbuatan menyimpang penggunaan anggaran di dalamnya. Ini masih menjadi PR kita bersama, karena yang kita harus perbaiki bukan sekedar laporannya, tapi mulai dari proses perencanaan anggarannya,” pesan mantan wakil ketua DPRD Kaltim dua periode ini.

Kembali ke masalah WTP, Andi Harun mengatakan untuk mempertahankan WTP bukan suatu hal yang mudah melainkan banyak memiliki tantangan dan masalah, khususnya berkaitan dengan SDM, sistem informasi keuangan daerah hingga kompleksitas transaksi.


“Untuk itu diperlukan komitmen kita bersama dalam menyusun strategi guna mempertahankan WTP tersebut. Salah satunya melalui workshop ini, mengingat sekarang sudah memasuki akhir tahun dimana diperlukan persiapan laporan keuangan tahunan dalam hal ini anggaran keuangan tahun 2022. Kepada pengelola keuangan, gali semua informasi yang selama ini masih menjadi kendala dalam proses penyusunan pertanggungjawaban keuangan, sehingga laporan keuangan dapat disampaikan tepat waktu dan bebas dari kesalahan yang bersifat material,” pungkasnya.

Apresiasi bagi 10 besar SKPD penyusun laporan keuangan ini merupakan yang kedua di era kepemimpinan Andi Harun dan Rusmadi. Untuk tahun lalu secara simbolis penghargaan diserahkan oleh wali kota. (DON/KMF-SMR)