TOP NEWS

Top

Memasuki Tahap Akhir Revitalisasi, Wali Kota Lakukan Kunjungan Lapangan

Memasuki Tahap Akhir Revitalisasi, Wali Kota Lakukan Kunjungan Lapangan

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Beberapa waktu lalu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda melakukan presentasi terhadap perencanaan revitalisasi GOR Segiri Samarinda, Komplek Citra Niaga dan Polder Air Hitam.  Dari paparan itu saat ini hampir memasuki tahap Final Result (Hasil Akhir) yang didalamnya tertuang beberapa desain perencanaan.

Namun sebelum memasuki tahapan akhir tersebut, Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun beserta jajarannya melakukan peninjauan lapangan guna memastikan antara keadaan didalam desain dengan lahan atau kondisi eksisting saat ini, Rabu (2/11/2022).

Dari hasil peninjauan itu Wali Kota meminta beberapa penyesuaian seperti di Gor Segiri diantaranya mencari alternatif menyempurnakan desain untuk saluran air (Drainase) dan kantung parkir. Dirinya juga meminta bahwa gedung berdiri saat ini tidak perlu dirubuhkan.


“Karena setelah kita melakukan analisis teknis terhadap struktur bangunan ini, ternyata masih cukup kuat. Hanya memang perlu dilakukan perubahan interior, pergantian atap dan tampilan depan,” ujar Andi Harun dihadapan awak media.

Kolam renang, tempat fitness dan Gedung Behempas dikatakannya juga akan dilakukan revitalisasi. Termasuk Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di lingkungan komplek Gor Segiri, Wali Kota menginginkan tetap ada sudut atau bagian yang mengakomodir sehingga tidak tampak kumuh tetapi menghadirkan situasi keadaan baru yang tampak modern, ramah lingkungan serta mengakomodir kepentingan pedagang kecil yang ada didalam komplek.

Untuk Citra Niaga, Andi Harun menerangkan untuk di Pasar Galunggung akan dibuatkan jalan dari arah sungai atau Jalan Yos Sudarso dan mempertimbangkan agar dikawasan tersebut tidak ada lagi yang parkir di bahu jalan dan akan dibuatkan kantung parkir.


“Ini kalau bisa, saya juga meminta tadi didesain agar akitifitas dikawasan itu hanya aktifitas jalan kaki, sehingga betul-betul ramah lingkungan. Menciptakan harmoni antar satu klaster dengan klaster lain didalam satu kawasan di Citra Niaga,” tuturnya.

Dia juga memastikan bahwa konsep lama ketika Citra Niaga menadapatkan penghargaan Aga Khan Award itu tidak berubah. Spirit dan tujuannya tidak berubah yakni perpaduan antara pedagang menengah besar dengan pedagang menengah kecil.

“Nah ini konsep yang tidak boleh terangkat dari konsep reinkarnasi atau revitalisasi Citra Niaga,” ucapnya.


Sementara untuk Polder Air Hitam, selain fungsinya sebagai polder atau kolam retensi untuk pengendalian banjir, orang nomor satu di Kota Tepian ini juga akan menjadikan kawasan tersebut sebagai kawasan wisata.

“Kita juga akan mendesain kawasan ini menjadi tempat atau ikon destinasi wisata bagi masyarakat Samarinda, tempat yang bisa didatangi sebagai kawasan hiburan tanpa meninggalkan fungsinya yakni kolam pengendalian banjir,” ujar Andi Harun mengakhiri. (FER/KMF-SMR)