TOP NEWS

Top

Beri Pengarahan Pada Seluruh Kepala SMP, Wawali Bahas Pro-Bebaya

Beri Pengarahan Pada Seluruh Kepala SMP, Wawali Bahas Pro-Bebaya

SAMARINDA. KOMINFONEWS –Wakil Wali Kota Samarinda, Dr H Rusmadi memberikan arahan terkait Program Peningkatan Mutu Pendidikan khususnya di Kota Samarinda, sekaligus bersilaturahmi dengan seluruh Kepala Sekolah SMP (Sekolah Menengah Pertama) se-Kota Samarinda, Senin (25/7/2022).

Pada arahannya dalam Kegiatan yang digelar di Ruang Sembuyutan Lantai III Balaikota ini, Wawali mengatakan bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar tetapi masih menghadapi persoalan serius. Seperti yang di katakan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ada 4 persoalan besar yang dihadapi oleh bangsa Indonesia yakni Korupsi, Narkoba (Narkotika, Psikotropika dan Obat terlarang), terorisme atau paham radikalisme (intoleransi) dan terakhir bencana.

Terkait persoalan bangsa yang masih serius ini, lanjut Rusmadi, Pemerintah di seluruh penjuru negeri ini diberikan amanah untuk memberikan perhatian prioritas kepada 3 aspek, yaitu Pendidikan, Kesehatan dan perhatian terhadap persoalan yang menyangkut orang yang tidak mampu.

Semenjak Provinsi Kalimantan Timur digadang-gadang sebagai Ibu Kota Negara (IKN), menurutnya Kota Samarinda yang masuk diantara 3 Kota yang menjadi perhatian pemerintah pusat dalam konteks percepatan pembangunan IKN perlu mengantisipasi persoalan tersebut.


“Jadi saya ingin menempatkan bahwa Kota Samarinda ini adalah sebagai Kota yang penting. Tentu ini memberikan sebuah tantangan bagi Pemerintah Kota Samarinda, mempersiapkan program-program yang harus di bangun dalam rangka mempersiapkan Samarinda bukan saja sebagai Kota bisnis, jasa dan perdagangan, tetapi juga sebagai sebuah Kota yang mencerminkan peradaban. Dan tentu peradaban yang baik,” ucap Rusmadi.

Berbicara soal pendidikan Wawali menyampaikan, setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Maka dengan adanya Pro-Bebaya (Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat), itu memastikan bahwa pemerintah hadir ditengah masyarakat. Yang terpenting menurutnya apabila ada anak warga yang tidak sekolah.

“Pro-Bebaya ini hadir bukan hanya untuk semenisasi gang saja, tetapi juga untuk mengurusi hal-hal yang sifatnya mendasar, lingkungan yang sehat dan bersih, pendidikan itu adalah hak dan itu hal yang sangat mendasar,” ungkap Rusmadi.

“Kepala Sekolah dan guru itu wajib memastikan lingkungan di sekolahnya bersih dan indah. Ruh daripada Bebaya ini sebenarnya untuk membangun prakarsa, membangun kepedulian warga. Jadi bila kampungnya bagus bersih sehat dan indah tetapi semangat kebersamaannya rendah, itu artinya tidak sukses karena ruhnya gak dapat. Jadi yang dibangun ini adalah kebersamaan, kegotong-royongan” Tutupnya.

Usai memberikan arahan, Wawali melanjutkan diskusi ringan dengan seluruh Kepala Sekolah terkait permasalahan yang ada di sekolahnya masing-masing. (FER/ASYA/KMF-SMD)