TOP NEWS

Top

Masyarakat Samarinda Seberang Sambut Antusias Sosialisasi KIM

Masyarakat Samarinda Seberang Sambut Antusias Sosialisasi KIM

SAMARINDA, KOMINFONEWS - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kota Samarinda, melalui Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi menyelenggarakan Sosialisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kecamatan Samarinda Seberang, Rabu (16/11/2022). Acara dihadiri oleh perwakilan komponen masyarakat dari lima kelurahan yang ada di Kecamatan ini yakni Kelurahan Baqa, Mangkupalas, Tenun, Masjid, Sungai Keledang, dan Gunung Panjang. Unsur-unsur yang hadir dari masing-masing kelurahan tersebut adalah perwakilan dari Kelurahan, Ketua LPM, PKK, Ketua RT, Pokmas, dan lain-lain.

Kegiatan yang mengangkat tema "Membentuk Sinergitas Antara Pemerintah dan Masyarakat Melalui Sosialisasi Kelompok Informasi Masyarakat" dipandu oleh Siti Rachmah, S.STP, M.Si dengan menghadirkan dua orang narasumber yakni, Mantan Plt. Camat Samarinda Seberang yang sekarang menjadi Sekretaris Camat Sungai Kunjang, Dili Satrio Handoko,S.IP, Adm,KP dan Kabid Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Syamsul Anwar,S.Sos. 

Dalam paparannya pemateri pertama Dili menjelaskan soal Keterbukaan Informasi Publik dan kaitannya dengan peran serta masyarakat di dalamnya. Ia juga menjelaskan akan pentingnya pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam penyebaran informasi yang baik dan benar. 

Dili menyampaikan bagaimana korelasi keberadaan KIM dengan program Pro Bebaya yang saat ini digiatkan di Samarinda. Hal ini dikarenakan program unggulan Pemerintah Kota ini langsung menyentuh kepada masyarakat. Maka dengan adanya Kelompok Informasi Masyarakat ini bisa berpengaruh positif bagi peningkatan kesejahteraan mereka.


Sementara itu Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi, Syamsul Anwar, S.Sos menjelaskan berbagai hal mengenai Kelompok Informasi Masyarakat. Dia menuturkan bahwa Keterbukaan untuk memperoleh informasi semakin hari mengalami desakan yang cukup signifikan seiring dengan tuntutan di era globalisasi saat ini. 

"Sehingga disahkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan secara efektif mulai di berlakukan pada bulan April 2010." ujar Syamsul Anwar. Menurut dia di dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik disebutkan, pada dasarnya setiap informasi publik bersifat terbuka dan dapat di akses oleh setiap pengguna informasi publik, kecuali informasi publik yang dikecualikan sebagaimana tertuang pada pasal 17 Undang-Undang nomor 14 Tahun 2008. 

"Hal ini tentunya sejalan dengan salah satu pilar informasi yaitu transparansi menuju Clean Government dan Good Governance," lanjut Syamsul.


Terkait dengan pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Syamsul menjelaskan bahwa di setiap Kecamatan, Kabupaten dan Kota perlu dibentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang berfungsi sebagai wahana informasi dan komunikasi antara anggota KIM dengan Pemerintah atau sebaliknya dan sebagai mitra dialog dengan Pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik, serta sebagai sarana peningkatan pemberdayaan masyarakat di bidang informasi dan sebagai lembaga atau kelompok.

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) ini, ujar dia dibentuk untuk menemukan masalah bersama mengenai diskusi anggota kelompok, mengenali cara pemecahan masalah, membuat keputusan bersama, melaksanakan keputusan dengan kerjasama dan mengembangkan jaringan informasi untuk memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan.Sesuai dengan amanah Permenkominfo no 8 tahun 2010 tentang pedoman pengembangan dan pemberdayaan lembaga komunikasi sosial dan permenkominfo no 8 tahun 2019 tentang penyelenggaraan pemerintahan konkuren bidang komunikasi dan informatika

Antusiasme perwakilan tokoh masyarakat yang hadir di aula Kecamatan Samarinda seberang tampak sangat tinggi. Ini dibuktikan dari banyaknya peserta pertemuan yang mengajukan pertanyaan seputar pembentukan KIM di wilayah mereka. Mereka berharap jika nanti dibentuk KIM akan bisa lebih meningkatkan perannya dalam pembangunan kota Samarinda. (ASA/KMF-SMR)