Natalan Bersama PDKT, Dihadiri Tokoh Tokoh Nasional Putra Dayak

Post By : Aditya Pradana Created : 2 months ago Jurnalis : Doni

SAMARINDA. Sekitar 2.000 lebih warga Dayak Kalimantan Timur berbaur dalam Ibadah Perayaan Natal 2019 dan Syukuran Tahun Baru 2020 garapan Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) bersama Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltim di Convention Hall Sempaja Samarinda, Sabtu (01/02) malam tadi.

Hadir pula tokoh-tokoh nasional asli putra Dayak seperti Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Alue Dohong, anggota DPR RI dapil Kalimantan Tengah Willy Madel, anggota DPD RI yang juga Ketua DAD Kaltim Zainal Arifin, anggota DPD RI yang juga Ketua DAD Kaltara Marthin Billa, Anggota DPD RI dapil Kalbar Maria Goreti dan anggota DPD RI dapil Kaltara Fernandus. Kemudian Anggota DPD RI dapil Sulawesi Utara Maya Rumantir, Sekjen Majelis Adat Dayak Nasional Yakobus Kumis, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph, anggota DPRD Kaltim Puji Setyowati dan Veridiana Wang dan anggota DPRD Kubar Ekti Emanuel.

Walikota Samarinda yang dalam kesempatan itu selaku Ketua Umum PDKT merasa bahagia dengan hadirnya para tokoh-tokoh putra Dayak yang berhasil di nasional dan bumi Kalimantan.

“Semoga ini menjadi motivasi bagi warga Dayak, terlebih dalam menyambut Kaltim sebagai Ibu Kota Negara. Masyarakat Dayak secara kompentensi kualitas tidak kalah dengan anak bangsa lainnya, hanya soal diberi kesempatan saja. Seperti malam ini hadir Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan seorang putra Dayak. Nanti yang hadir bukan lagi Wakil Menteri, tapi menteri yang orang Dayak,” ucap Jaang dalam sambutannya.

Oleh karena itu, sesuai dengan tema "Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang", Jaang mengajak seluruh masyarakat Dayak untuk bisa menempatkan diri di seluruh wilayah untuk bersama membangun bangsa dan tanah air, terlebih Kaltim telah ditunjuk sebagai Ibukota Negara.

“Kita masyarakat Dayak tidak bisa berdiri sendiri. Jangan mengatakan kita orang daerah, tidak bisa kita mengatakan ini hak saya. Tapi bagaimana menyiapkan diri dengan SDM berkualitas siap bersaing dan bergandengan tangan dengan anak bangsa lainnya,” tegas Jaang.

Senada disampaikan Sekjen MADN Yakobus Kumis. Ia menilai tema dan sub tema yang diangkat begitu luar biasa dengan mengusung persahabatan termasuk menyiapkan SDM warga Dayak menyambut Kaltim sebagai ibu kota negara. Sesuai itu, dia mengingatkan pentingngnya perbedaan dalam merajut kebersamaan.

“Kita harus menolak intoleransi dan paham radikalisme. Kita harus menjadi suri tauladan. Dengan perbedaan muncul kesempurnaan menjadi satu kesatuan yang harmonis,” pesannya.

Dalam perayaan itu dibagikan pula puluhan doorprize mulai sepeda gunung, lemari es, televisi dan lainnya.(KMF2)