Jaang Minta Siapkan Genset Setiap Sekolah

Post By : Alfi Haryadi Created : 3 years ago Jurnalis : --

Antisipasi Pemadaman Listrik Saat UN 

KOMINFO. SAMARINDA - Walikota Samarinda, Syaharie Jaang meminta kepada semua pihak agar bisa mendukung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP yang berlangsung selama sepekan mulai Selasa (2/5/2017) hingga Jumat (5/5/2017). Tidak hanya komponen yang berkaitan langsung dengan masalah pendidikan dalam hal ini siswa, orang tua, para guru di sekolah, serta Dinas Pendidikan (Disdik). 

Tetapi juga pihak-pihak lain yang juga ikut memiliki peran untuk suksesnya pelaksanaan UN. Apalagi dari 116 SMP di Kota Tepian, 90 di antaranya sudah menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Tentunya memerlukan dukungan dari banyak pihak. Salah satu yang paling nyata adalah dukungan jaringan internet serta listrik. Karena itu, komunikasi dengan pihak terkait juga sangat penting demi kelancaran pelaksanaan UN. 
"Tapi dalam tinjauan kami di beberapa sekolah hari ini, hampir tidak ada kendala sama sekali. Semua berjalan lancar. Hanya saya minta supaya siapkan genset di setiap sekolah. Jadi saat mati lampu, tidak ada kendala dengan pelaksanaan UN," ujar Walikota di sela tinjauan ke sejumlah SMP, Selasa (2/5/2017) pagi.
Soal keterbatasan komputer pada sekolah dengan jumlah siswa yang banyak juga diakui Jaang tidak menjadi masalah karena bisa dilaksanakan hingga tiga sesi. Namun diupayakan agar tahun depan paling tidak hanya dua sesi seiring rencana pengadaan komputer.
"Kalau anggaran kita terbatas dan tidak bisa lakukan pengadaan, maka kita bisa minta partisipasi orang tua siswa. Memang alangkah lebih baik kalau disiapkan pihak sekolah. Tapi sebenarnya untuk saat ini komputer bukan lagi menjadi barang mewah dan hampir semua siswa pasti punya komputer sendiri," terang Jaang didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Achmad Hidayat dan Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti serta Ketua TP PKK Samarinda Puji Setyowati Jaang.
Diakui Jaang, dengan pelaksanaan sistem komputer saat ini, jauh lebih baik dan banyak membantu. Tidak perlu lagi pengawasan ekstra terhadap soal ujian hingga lembar jawaban.
"Tapi yang justru dijaga saat ini adalah keamanan komputer yang digunakan untuk ujian. Apalagi banyak juga komputer siswa. Makanya saya minta kepada Disdik untuk tetap dan selalu berkoordinasi dengan pihak keamanan," pungkas Jaang.
Dalam tinjauan pelaksanaan UNBK tersebut, Walikota dan Wakil Walikota (Wawali) Nusyirwan Ismail berbagi lokasi. Walikota meninjau pelakananan UNBK di SMPN 4 dan SMPN 5 Jalan Ir H Juanda, SMPN 7 di Jalan Kadrie Oening, serta terkahir di SMPN 1 Jalan KH Anang Hasyim. Sementara Wawali meninjau ke MTs Model Jalan Harmonika, SMPN 2 Jalan KH Achmad Dahlan, serta SMPK St Fransiskus Asisi di Jalan Belatuk. (kmf3)