TOP NEWS

Top

Wali Kota Serahkan 69 Mobil Operasional Camat dan Lurah, Perdana Terapkan Pola Sewa

Wali Kota Serahkan 69 Mobil Operasional Camat dan Lurah, Perdana Terapkan Pola Sewa

SAMARINDA.KOMINFONEWS – Bentuk apresiasi dan sebagai sarana penunjang tugas pokok dan fungsi Camat dan Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda, Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun memberikan mobil operasional sebanyak 69 unit.

Adapun mobil operasional yang diberikan kepada camat dan lurah berbeda tipe. Bagi 10 camat, mendapatkan mobil Toyota tipe Hilux. Sedangkan untuk 59 camat, mendapatkan mobil Toyota Avanza Veloz.

“Saya ucapkan terima kasih kepada PT Trac Astra Rent a Car atas kerjasama dalam mengupayakan terwujudnya sarana mobil operasional yang diserahkan hari ini. Memberikan mobil operasional ini sebagai bagian dari sarana penunjang tugas-tugas Camat dan Lurah, yang harus disikapi dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Andi Harun dalam sambutannya pada penyerahan simbolis mobil operasional Camat dan Lurah di lingkungan Pemkot Samarinda di halaman parkir barat Balaikota, Senin (28/11/2022).

Ia mengatakan kecamatan dan kelurahan merupakan tingkat pemerintahan yang mempunyai peranan penting dalam pelaksanaan pelayanan terhadap masyarakat, yang menjadikan Camat dan Lurah sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan serta sebagian urusan otonomi yang dilimpahkan wali kota untuk dilaksanakan di wilayah masing-masing.


Menurutnya juga Camat dan Lurah merupakan jabatan strategis karena merupakan lini terdepan yang langsung berhubungan dengan masyarakat, sehingga yang diharapkan mampu memberikan pelayanan yang profesional, humanis, inovatif dan solutif.

“Seperti yang sering saya sampaikan, tugas Camat dan Lurah tidak ringan berada di garda terdepan dalam aspek pelayanan. Kemudian membutuhkan respon dan tanggung jawab besar, sehingga tidak berlebihan bahwa tugas Camat dan staf, lurah dan staf banyak menghabiskan tugas dan fungsinya melebihi jam operasional kerja. Siang malam bekerja bagaimana membantu masyarakat di wilayah masing-masing terlebih di waktu pandemi Covid-19,” kata Andi Harun.

Begitu pula saat ini lanjutnya, masih belum lepas dari tanggung jawab intensitas tinggi dari tugas pokok disamping tugas tambahan dari kepala daerah juga tugas nasional yang diinstruksikan wali kota. “Selain Covid, juga ada penanggulangan inflasi. Camat dan Lurah membantu OPD teknis, membantu operasi pasar dan intervensi pemerintah dalam bentuk lain untuk menjaga inflasi. Dan terus berkontribusi menjaga inflasi, daya beli masyarakat, akselerasi pembangunan juga kegiatan provinsi dan nasional yang ada di daerah. Ini tidak lebih ringan dari Covid. Sehingga saya berpikir untuk memberikan mobil operasional, karena selama ini memakai kendaraan pribadi dan tidak sedikit pula menggunakan uang pribadi dalam kegiatan operasi di tengah masyarakat,” terang Andi Harun.


Oleh karena itu sebut Andi Harun upaya ini merupakan apresiasi dan bentuk apresiasi kepada Camat dan Lurah.

“Kalaulah pemerintah hari ini memberikan perhatian dalam bentuk mobil operasional, tentu tidaklah seberapa dari perjuangan dan pengorbanan bapak dan ibu di wilayah masing-masing. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PT Trac Astra Rent a Car dengan terwujudnya kerjasama ini,” imbuhnya lagi.

Andi Harun juga menjelaskan mengapa menerapkan pola sewa mobil yang pertama kali dilaksanakan di lingkungan Pemkot Samarinda. Menurutnya, APBD kota tidak mampu membeli serta merta dalam waktu bersamaan, dan jika membeli langsung hitungan mahal.


“Dengan sistem sewa ini, tidak perlu lagi menganggarkan biaya pemeliharaan karena karena harga sewa sudah termasuk dalam biaya perawatan dan pajak STNK. Jadi tinggal anggaran BBM saja. Pengguna mobil tinggal memanfaatkan dengan baik, merawat dan menjaga. Jika masa sewa habis, ya mobil dikembalikan lagi. Atau pas sudah pensiun, mobil juga ditarik, tidak bisa dibawa pensiun,” tegas Andi Harun.

Andi Harun pun memastikan jika anggaran Pemkot tidak mencukupi, tidak menutup kemungkinan tidak lagi menyewa mobil operasional tersebut. “Ya tergantung anggaran,” tegasnya.

Terpisah kepala BPKAD Kota Samarinda Ibrohim mengatakan pihaknya sementara sewa kendaraan operasional selama 3 bulan. Mengingat, pihaknya menggunakan APBD Perubahan tahun 2022 yang jangka waktu dan anggarannya terbatas.

"Setelah 3 bulan selesai, diperpanjang lagi masa sewanya di Bulan Februari 2023 mendatang. Harganya tidak tentu, karena sudah dipakai, harga ekonomisnya menurun, jadi ada penurunan harga sewanya juga," pungkas Ibrohim.(DON/KMF-SMR)