Kabar Pemerintahan :: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda

TOP NEWS

Top

Hadiri Launching Aplikasi Si Pesut BNNK, Rusmadi Ajak Perangi Narkoba Minimal dengan Pengawasan di Lingkungan Keluarga

a

SAMARINDA.KOMINFONEWS - Menyambut Hari Anti Narkoba Internasional  (HANI) tanggal 26 juni 2022, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda menggelar City Market Creative di halaman Parkir Gelora Kadrie Oening Samarinda Kamis, (22/06/2022) sore.

Kegiatan kali ini dirangkai dengan Launching Maskot Pedro serta Aplikasi Si pesut BNNK Samarinda.


Kepala BNN kota Samarinda Wiwin Firta, mengutarakan Peringatan HANI  dilaksanakan setiap tahun guna memperkuat aksi secara universal untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang bahaya pengunaan Narkoba.

Wiwin mengatakan di kota Samarinda telah terbit Perda tentang fasilitasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan sekaligus Surat Keputusan (SK) tim terpadu P4GN untuk mempelopori yang pertama kali ada di Kaltim yaitu di kota Samarinda

Hasil survey dari LIPI tahun 2022 untuk provinsi Kaltim rangking 26 dari 28 provinsi yang banyak terpapar Narkotika, yang mana tahun 2019 provinsi Kaltim menduduki rangking 4 nasional.


“Alhamdulillah dari tahun ke tahun kita dapat mengurangi peredaran narkoba di provinsi Kaltim, namun kita jangan lengah dan harus tetap waspada karena bahaya narkotika masih ada di sekitar kita, oleh karena itu BNN kota Samarinda berinovasi terobosan dalam sangkar peningkatan kinerja pelayanan kepada masyarakat kota Samarinda,” imbuhnya.

Sebelum membuka City Market Creative Wakil wali kota Samarinda Dr. H. Rusmadi menyampaikan, Peringatan HANI merupakan salah satu bentuk keprihatinan terhadap para korban penyalahgunaan narkoba, sekaligus sebagai wujud perlawanan terhadap salah satu kejahatan luar biasa yang menjadi tantangan bagi negara-negara diseluruh dunia tidak terkecuali Indonesia, termasuk dalam wilayah Kota Samarinda.

Pemerintah Kota Samarinda apresiasi kepada BNN yang secara rutin menggelar peringatan HANI setiap tahunnya, karena ini merupakan momentum untuk mengingatkan semua tentang betapa bahayanya narkoba bagi kehidupan, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.


"Saya berharap semua stakeholder terkait tidak terkecuali unsur masyarakat agar dapat secara bersama-sama memberantas dan mengantisipasi penyebaran narkoba yang akhir-akhir ini semakin marak dan merambah hampir kepada semua kalangan.

Mari kita bersama membangun komitmen narkoba adalah masalah kita bersama, dan menjadi tanggung jawab kita bersama pula. siapapun kita  bisa berperan dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika, dengan cara melakukan pengawasan minimal dalam lingkungan keluarga masing-masing,” pungkasnya.(EKO/DON/KMF-SMR)