TOP NEWS

Top

Audiensi dengan Wali Kota Samarinda, PT SLJ Global Sampaikan Bakal Serap 1.600 Tenaga Kerja

Audiensi dengan Wali Kota Samarinda, PT SLJ Global Sampaikan Bakal Serap 1.600 Tenaga Kerja

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun menerima audiensi dari PT SLJ Global di Ruang VIP Wali Kota Samarinda, Balaikota, Selasa (15/3/2022).

General Manager PT SLJ Global Tbk Eko Arief Suratmono menyampaikan PT SLJ Global yang bergerak di bidang kayu lapis (Plywood) akan melakukan kerja sama dengan PT Tirta Mahakam berlokasi di daerah Bukuan yang diketahui sudah 2 tahun terakhir ini tidak beroperasional. Dalam kerja sama tersebut nantinya akan ada rekrutmen besar – besaran di Kelurahan Bukuan tersebut.

“Sejak akhir tahun lalu mencoba untuk kerja sama dengan PT Tirta Mahakam karena sejak Maret tahun 2020 mereka telah berhenti operasional dan mereka juga sudah menyelesaikan hak – hak karyawannya dan saat ini tersisa 30 orang saja. Kondisi perusahaan kami secara pemasaran ke Amerika lagi bagus, namun ke Jepang lagi berkurang, kebetulan PT Tirta Mahakam pemain kayu lapis ke Jepang. Dengan alasan inilah kami coba bekerja sama dengan mereka,” ucap Eko.

Kerja sama operasional ini lanjut dia kemungkinan semacam sewa menyewa, karena semua pelaksananya dari perusahaan PT SLJ Global dan nantinya akan merekrut karyawan baru kemudian sebagiannya lagi dari PT SLJ itu sendiri.


“Kalau nanti ini sudah berjalan kebutuhan tenaga kerja yang kami perlukan nanti sekitar 1.600 orang, dan perkiraannya kami akan mulai pada awal Juni,” tuturnya.

Menanggapi itu, Andi Harun mengatakan beberapa waktu pernah berbincang dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda M Wahyono. Dalam bincang – bincang tersebut ia ingin mendorong industri yang akan beroperasi di Kota Samarinda akan difasilitasi dan dibantu. 

Karena menurutnya ini berkaitan dengan roda ekonomi yang harus dipastikan terus bergerak.

“Nah dalam kaitannya dengan pertemuan kita kali ini, kepentingan Pemerintah itu yang paling utama adalah bagaimana industri itu dapat menampung tenaga kerja dari Samarinda. Bahkan saya sampaikan ke Kadisnaker bahwa kita harus proaktif ga bisa terus tangan meminta, artinya jika ada sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan pada industri, proaktif bertanya kira-kira SDM pada level mana yang harus kita sediakan sehingga kita bisa didik melalui Balai Latihan Kerja,” ujar Andi Harun.

Menurutnya BLK yang berada di Loa Bakung harus siap jika terjadi permintaan kebutuhan tenaga kerja dari industri yang ada. Ini dilakukan agar industri yang ada di Kalimantan Timur khususnya di Kota Samarinda ini diharapkan Andi Harun dapat memberi nilai manfaat kepada warga.

“Kepentingan utamanya itu, kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi putra-putri Samarinda. Kami Pemerintah Kota juga memiliki perusahaan daerah (Perusda), kami berharap semoga diantara satu atau dua pekerjaan didalam itu bisa disinergikan dengan perusda kita. Karena sebenarnya perusda kita ini jika diberi kepercayaan mereka bisa sangat profesional dan belum lama ini saya rombak jajaran perusda agar mereka bisa benar- benar Business to Business secara murni memiliki kapasitas modal yang cukup. Kita ingin semua relasi dengan dunia industri terbangun secara profesional. Visi nya adalah visi kepentingan bersama,” ucapnya. (FER/DON/KMF-SMD)